Dewan Desak SKPD Lakukan Evaluasi Kinerja


Senin, 21 September 2015 - 18:45:53 WIB

Dari hasil pembahasan rancangan KUA-PPAS ta­hun 2016 yang dilaporkan oleh anggota Banggar Az­wirman S. Ag, serta merta mengungkapkan kerangka ekonomi makro tahun 2016 dengan asumsi per­tum­bu­han ekonomi di­per­kirakan sebesar 6,35 persen dan laju inflasi diperkirakan antara 3 sampai 5 persen.

“Disamping itu kita me­nye­pakati penurunan angka kemiskinan menjadi 6,94 persen dan penurunan angka pengangguran mencapai 3,51 persen,” kata Azwirman.

Menyangkut kinerja SKPD, Banggar DPRD me­rekomendasikan agar di­la­kukan evaluasi terjadi pada Dinas Kesehatan, RSUD, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, serta dinas Pertanian. Selain itu Dinas PU, Kantor Satpol PP dan DPPKA juga perlu di­la­kukan evaluasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan.

Pada Dinas Kesehatan kata Azwirman, yang perlu dikembangkan adalah soal kelengkapan Puskesmas pem­­bantu (Pustu), berikut sarana dan prasarana daerah terisolir dan jorong yang jauh dari Puskesmas. Na­mun dalam pembangunan Pustu, ditekankan dekat de­ngan pemukiman ma­sya­rakat, termasuk per­hatian terhadap rasio jorong de­ngan bidan yang belum seimbang.

Pada Dinas PU, Banggar DPRD mendesak pe­nye­lesaian jembatan dan irigasi yang terbengkalai. Dewan juga menuntut peninjauan kembali surat keputusan Bupati Solok nomor 600-687-2013, tentang pe­ne­tapan status ruas jalan se­bagai jalan kabupaten, ter­masuk penetapan status dae­rah irigasi menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

“PU juga harus mem­fungsikan kembali pompa I,2 dan 3  Sumani guna mengatasi kekeringan pada musim kemarau,” tuturnya.

Searah dengan itu, un­tuk memperhatikan bu­didaya pertanian ini, juga diarahkan kepada Dinas Per­tanian Kabupaten So­lok. Az­wir­man me­nu­turkan, dinas Pertanian harus lebih res­pon te­r­hadap antisipasi or­ganism penganggu tanaman (OPT) dan kekeringan. Be­rangkai dengan persoalan per­tanian adalah masalah sub­sidi pupuk dan pem­be­rantasan hama wereng dan hama tikus.

Pada sidang yang di­pim­pin Ketua DPRD, Har­dinalis Kobal itu, juga me­nyepakati nilai nominal Pendapatan Daerah yang tertuang dalam KUA-PPAS sebesar Rp1,108 triliun. Sedangkan belanja daerah mencapai Rp1,144 triliun lebih. Akibat tingginya pe­ngeluaran dari pemasukan, Banggar DPRD bersama TAPD Kabupaten Solok, menyetujui defisit sebanyak Rp38,872 miliar ditutupi dengan pembiayaan netto sebesar kekurangan yang terjadi. (h/ndi)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]