Perbaikan Drainase Pasar Raya Tunggu PKL Pindah


Senin, 21 September 2015 - 18:50:19 WIB

Tidak hanya itu saja, dari Pasar Inpres I hingga ke Jalan Pasar Baru sampah yang tidak terangkut se­luruhnya ke TPA menebar aroma tidak sedap, se­hing­ga pengunjung pasar tak betah berlama-lama di pasar itu. Mereka mengeluhkan bau busuk yang menusuk hidung.

Ditambah lagi, saat ini jantung perekonomian ma­syarakat Kota Padang itu dalam tahap perbaikan. Drai­nase yang sering ter­sumbat menyebabkan air sering tergenang jika hujan turun. Pedagang pun sulit untuk menggelar daga­ngan­nya dan pengunjung pun sulit untuk belanja.

Para pedagang di Pasar Raya Padang, yang ditemui Haluan membenarkannya. Aroma dan bau tidak sedap itu harus dihadapinya seti­ap  hari. Bau itu dise­bab­kan  sampah pasar  yang membusuk dan mengendap di drainase.

“Kami berharap peme­rintah bisa mencarikan so­lusinya. Ketika musim hu­jan, drainase pasar itu sering tersumbat, sehingga airnya merembes ke pinggir ja­lan dan kadang mengge­nangi lapak pedagang,” ujar Usma, salah seorang pe­dagang yang ditemui di Pa­sar Raya.

Selain itu, Kadir, peda­gang lainnya juga mengakui dia terpaksa tetap berjualan di sela-sela bau tak sedap itu. Dia tak dapat lari dari ke­nyataan itu. Jika dia tidak berjualan, maka dia tak da­pat menopang perekono­mian keluarganya.

“Drainase yang ter­sum­bat menjadi salah satu pe­micu banjir di Pasar Ra­ya Padang. Namun peme­rintah masih membiar­kan­nya dan tetap melanjutkan pembangunan Pasar Inpres dan tanpa memperbaiki drai­nase ini terlebih dahulu. Bila seperti ini maka saat musim hujan nanti dagangan kami akan tergenang air,” kata Kadir.

Ia menambahkan, ter­sumbatnya drainase di Pa­sar Raya telah lama terja­di. Pedagang pernah bergo­tong-royong untuk mem­ber­­sih­kan saluran air yang ter­sumbat itu. Apalagi pas­ca gempa 2009, kondisi Pasar Raya semakin sem­rawut. Jika hujan lebat mengguyur, maka akan ter­jadi banjir.

Dia berharap, peme­rin­tah segera memperbaiki drainase Pasar Raya Padang yang tersumbat akibat tum­pukan sampah tersebut, teru­tama yang ada di dekat Pasar Inpres I dan sekitarnya. Sebab, kios penampungan umumnya cukup banyak transaksi jual beli.

“Kita bisa perhatikan kondisi pasar saat ini, ter­lebih saat musim hujan, lorong-lorong pasar itu sa­ngat becek dan berlumpur. Hal itu dikarenakan tidak berfungsinya saluran drai­nase. Drainase besar me­mang sudah diperbaiki, na­mun drainase yang kecil ini memicu sumbatan juga,” tambahnya.

Sementara Kepala Di­nas Pasar Kota Padang, Endrizal mengatakan, pasca gempa 30 September 2009, hampir seluruh drainase yang ada di Kota Padang mengalami kerusakan dan akhirnya tersumbat.

“Tersumbatnya drai­nase tidak hanya dise­bab­kan tum­pukan lumpur yang la­ma tidak dikeruk, tetapi juga karena material bangunan sisa gempa yang menyumbat saluran ter­sebut,” katanya.

Dia juga mengakui adan­ya keluhan para pembeli dan pedagang tentang kondisi pasar yang kumuh dan be­cek. Namun yang bisa dila­ku­kan hanya membersihkan sampah saja, disamping me­ngimbau pedagang agar ti­dak membuang sampah sem­barangan, khususnya di saluran drainase.

Menjamurnya PKL juga menjadi penyebab sulitnya membersihkan saluran drai­nase di Pasar Raya, karena banyak PKL yang berjualan di atas gorong-gorong ter­sebut.

“PKL yang menjamur juga menjadi salah satu peng­hambat untuk memperbaiki drainase. Kita akan tetap memperbaiki drainase sei­ring Pasar Inpres seluruhnya selesai dibangun. Setelah Inpres selesai barulah PKL ini kita pindahkan,” pa­parnya.

Kepala Dinas PU Kota Padang melalui Kabid Sum­ber Daya Air Herman me­ngaku memang belum ada kesepakatan dalam mem­perbaiki drainase pasar se­cara keseluruhannya. Jika pedagang tidak mau pindah maka perbaikan drainase belum dilakukan.

“Drainase dekat Sari Ang­grek sudah diperbaiki dan dekat Mesjid Nurul Iman. Kedua itu jalan air keluar, untuk drainase se­kitar Inpres I memang be­lum kita perbaiki, karena pedagang berjualan kadang di atas drainase. Kita tunggu dari dinas pasar kapan siap dan pedagang dipindahkan,” tutupnya.(h/ows)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]