DPR Curiga, Sidang Cerai Gayus Hanya Sandiwara?


Senin, 21 September 2015 - 18:53:46 WIB

Ketua Fraksi PAN itu meminta Ditjen Pema­sya­rakatan, khususnya pihak Kepala Lapas Sukamiskin, untuk mengawasi Gayus se­ca­­ra ketat. Diketahui, pihak Lapas Sukamiskin sendiri sudah menjelaskan, telah memberi izin keluar bagi Gayus lantaran yang ber­sangkutan harus meng­hadiri sidang gugatan cerai istrinya, Milana Anggraeni, di Penga­dilan Agama Jakar­ta Utara, pada 9 September lalu.

Namun, Mulfachri men­du­ga, perceraian Gayus dari istrinya hanyalah dalih un­tuk mengamankan harta man­tan PNS Ditjen Pajak itu yang masih belum terjamah penegakan hukum. Sehing­ga, ada kesempatan untuk berkomunikasi secara lebih bebas lagi di luar lapas.

“Jangan-jangan gugat cerai itu sandiwara juga untuk mengaburkan harta­nya. Itu jauh lebih penting untuk dibicarakan ketim­bang keluarnya dia dari tahanan,” tegas Mulfachri Harahap saat dihubungi, Senin (21/9).

Dia mengingatkan, Ga­yus pernah tepergok meleng­gang bebas dari rumah taha­nan (rutan) saat berkas per­karanya masih di persi­da­ngan. Kejadian pada 5 No­vem­ber 2010 silam itu ter­kuak ketika beredar foto Ga­yus­ sedang menonton per­tan­dingan tenis di Nusa Dua, Bali. Untuk mengecoh apa­­rat setempat, Gayus me­nge­­­na­kan rambut palsu (wig).

Mulfachri mengatakan, penjagaan di lapas memang tidak seketat di rutan. Na­mun, hal itu tidak berarti bahwa mafia pajak tersebut bisa diberikan izin tanpa unsur pengawasan yang ke­tat agar tak menyimpang dari aturan.

“Ya namanya orang dita­han kan, orang enggak boleh keluar dong. Ini harus lebih hati-hati ya. Perlu penjelasan dari Kepala Lapas sendiri atas kejadian kemarin,” jelas dia. Sebagai PNS Golongan III-A, Gayus HP Tambunan ter­bukti menggelapkan pa­jak se­nilai puluhan miliar ru­piah. Kasus Gayus men­jadi pen­­coreng kinerja men­teri ke­uangan saat itu, Sri Mulya­ni.

Akan Diselidi

Direktur Jenderal Pe­ma­­syarakatan Kemen­terian Hukum dan HAM I Wayan Kusmiantha Dusak mem­benarkan bila terpidana kasus penggelapan wajib pajak Gayus Tambunan ke­luar dari Lapas Suka­mis­kin, Bandung, Jawa Barat. Wa­yan mengatakan Gayus ke­luar pada 9 September 2015.

“Tadi kita sudah kirim tim ke Bandung, tadi di Metro Kakanwil Bandung membenarkan bila Gayus keluar lapas tanggal 9 Sep­tember,” kata Wayan di Ja­kar­ta, Senin (21/9).

Dari informasi yang dida­pat, Wayan mengatakan bila Gayus keluar dari lapas untuk menghadiri sidang gugatan cerai yang dila­yangkan oleh istrinya di Pengadilan Agama Jakarta Utara. “Ada gugatan cerai dari istrinya di Pengadilan Agama Jakarta Utara kalau tidak salah,” ujar Wayan.

Namun, Wayan tetap akan menyelidiki keluarnya Gayus dari lapas. Ia juga menegaskan akan me­nye­lidiki mengenai keberadaan Gayus di restoran bersama dua orang perempuan seper­ti dalam foto yang beredar di sosial media.

“Nah itu yang sedang kita selidiki. Dia keluar di situ atau di restoran. Bisa saja di pengadilan, karena ada res­toran. Tapi kalau di luar dari itu berarti ada yang salah,” katanya. (h/rol)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]