Uang Palsu Beredar di Sumbar


Senin, 21 September 2015 - 19:01:32 WIB

Dari tangan tersangka bernama Haryanto (54), Warga Jorong Koto Indah, Nagari Kurnia Koto Salak, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, polisi menyita 13 lembar upal pecahan Rp100 ribu dan 2 lembar upal pecahan Rp50 ribu.

Kapolres Dharmasraya AKBP Bondan Witjaksono, SH SIK MM, didampingi Kapolsek Koto Baru Iptu Suyanto, pe­nangkapan ter­sangka berawal, Senin (21/9) sekira pukul 12.15 WIB pelaku membeli rokok di warung korban bernama Sutimin (45). Saat itu ketika istri korban menunggu warung datang ter­sangka berbe­lanja dengan uang pecahan 100 ribu. Merasa curiga uang tersebut uang palsu lalu istri korban mem­beritahukan kepada suaminya.

Tidak mau tertipu begitu saja, korban langsung memberitahu­kan pihak polisi setempat dengan menggunakan HP genggamnya. Tidak berselang beberapa menit pihak kepolisian Polsek Pulau Punjung langsung terjun ke Tem­pat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung mengamankan ter­sang­ka.  Ternyata uang tersebut benar uang palsu setelah dilakukan penyidikan terhadap tersangka.

“Saat ini kita telah amankan tersangka dan berupa barang bukti 13 lembar upal pecahan Rp100 ribu, dan 2 lembar upal pecahan Rp50 ribu, serta satu unit sepeda motor Supra Fit BA 6241 VI yang digunakan oleh pelaku untuk melakukan aksinya,”Kata Kapolsek.

Dari pengakuan tersangka ketika dilakukan penyidikan, dia mendapatkan uang palsu tersebut dari salah seorang bandar upal atau temannya di Jawa, dengan membeli upal tersebut seharga Rp800 ribu, dengan mendapat­kan Upal senilai Rp2 juta.

Saat ini tersangka diamankan di balik jeruji besi Mapolsek Koto Baru, dan dijerat Pasal 36 Un­dang Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang palsu atau Pasal 245 KUHP tentang mata uang palsu. Ancaman hukumanya di atas 5 tahun penjara.

Banyak Beredar

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1436H, seiring kenaikan harga bahan pokok di pasaran, uang palsu pun mulai beredar di kalangan masyarakat. Hal ter­sebut telah menimbulkan kere­sahan warga. Pasalnya, Deki (32) salah seorang pedagang warung kopi (warkop)  asal Nagari Jaho Kecamatan X Koto, Tanah Datar menemukan pecahan ratusan ribu uang palsu, Senin (21/9) kemarin.

“Saya sudah temukan tiga lembar uang pecahan seratus ribu palsu ketika  saya hendak mem­beli kebutuhan warung. Ya, apa boleh buat uang saya dikem­balikan dan mengganti dengan uang yang asli,” jelas Deki pe­milik warung yang kerap disapa kondeng itu.

Semenjak berprofesi sebagai pengusaha warung kopi, dia telah beberapa kali menemukan uang palsu. Kejadian tersebut dialami dalam rentang waktu yang cukup lama.

Sementara itu deki menilai,  kondisi tersebut hanyalah faktor kesalahan cetak saja. Ironisnya, belakangan ini  peredaran uang palsu tersebut telah menjadi perbincangan warga.

“Saya telah dirugikan ratusan ribu, karena uang yang saya belanjakan untuk kebutuhan warung dikembalikan. Saya minta pihak berwajib untuk segera menyikapi peradaran uang palsu ini,” pungkas Deki.

Hal senada juga ditemukan pemilik grosir PMD Feri(35) asal Jaho, Kecamatan X Koto, kemi­ripan uang palsu dengan uang yang asli susah untuk dibedakan. Akan tetapi ketika uang palsu tersebut dilihat dengan teliti maka akan ditemukan perbeda­annya.”Saya sangat jeli untuk melakukan pengecekan uang pada pembelian barang bagi  pelanggan saya,” jelasnya.

Tepisah, Kapolsek Kota Pa­dangpanjang, Iptu Mairijhon juga telah mendapat laporan peradaan uang palsu tersebut di beberapa daerah diwilah hukum Polres Padangpanjang.

Untuk menyikapi persoalan tersebut pihaknya telah turun kelapangan untuk melakukan pantauan ke sejemlah daerah.

“Kita telah terima laporan terkait peredaran uang palsu. Saya juga sudak koordinasikan dengan Polsek lainnya untuk mengung­kap kasus ini,” tegas Mairijhon.

Mairijhon menilai, daerah pinggir kota, daerah terpencil dan pasar tradisional memang man­jadi target bagi para pelaku keja­hatan sebagai lokasi strategis dalam mengedarkan uang palsu. ”Saya minta kepada setiap warga untuk berhati hati ketika adanya transaksi jual beli agar tidak menjadi korban penipuan uang palsu,” jelas Mairijhon seyara akan bergerak lebih cepat untuk mengantisipasi peredaran uang paslu.(h/mg-bad/mg-pis)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]