Samsat Launching SIM Online


Kamis, 24 September 2015 - 19:39:25 WIB

“Syaratnya hanya dengan membawa STNK dan KTP pe­milik. Jadi pembayaran tidak hanya bisa dilakukan pada lokasi kendaraan terdaftar. Untuk perpanjangan dari dae­rah manapun di Kepri bisa dilakukan di Batam,” kata dia.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Kepri termasuk Kapolda Kepri Brigjen Pol Arman Depari, Wakapolda Kepri Kombes Pol Fiandar, Kadispenda Provinsi Kepri Isdianto, Sekda Kepri Robert Iwan L, Kepala Cabang Jasa Raharja Kepri, serta per­wakilan pejabat TNI angkatan darat, laut, udara.

Sementara itu, kata dia, program perpanjangan SIM Online merupakan program dari Korlantas Mabes Polri yang memungkinkan pemilik dari luar Batam bahkan dari 47 satpras wilayah di Indonesia bisa melakukan perpanjangan bukan pada lokasi pembuatan asal sesuai KTP mulai 23 Sep­tember 2015.

Untuk di Provinsi Kepri, kata dia, Satpas yang ditunjuk adalah Pelayanan SIM Polresta Bare­lang. Sementara untuk wilayah lain di Kepri belum terlayani dengan program tersebut.

“Jadi pemilik SIM dari dae­rah lain, nantinya bisa mela­kukan perpanjangan di Batam. Tidak harus sesuai dengan dae­rah asal sesuai KTP,” kata Ta­n­tan.

Ia mengatakan, program tersebut memungkinkan setelah seluruh data pembuatan SIM dari 47 wilayah tersebut sudah diintegrasikan ke Korlantas Mabes Polri.

“Jadi ketika pengajuan per­panjangan tidak dilakukan pada daerah pembuatan, da­tanya bisa diambil di pusat data Korlantas Mabes Polri. Jika cocok maka hanya butuh 10 menit untuk men­ce­tak­nya,” kata dia.

Kapolda Kepri, Brigjen Pol Arman Depari menyambut baik program dari Direktorat La­lulintas Polda Kepri di bawah kepemimpinan Kombes Pol Tantan Sulistyana.

Ia berharap, segala inovasi tersebut dapat meningkatkan pelayanan bagi masyarakat yang ingin memperpanjang SIM mau­pun memperpanjang pajak kendaraan bermotor.

Arman menambahkan, ang­­ka kecelakaan dikepri me­nurun dibandingkan tahun 2014 di mana ada 3.337 ke­jadian ke­celakaan dengan jum­lah 722 jiwa meninggal se­dangkan tahun 2015 terjadi pelanggaran 3.048 kejadian dan meninggal 646 jiwa se­hingga menurun.

Sedangkan secara nasional melanggar lalulintas 54.685 ,  13.210 meninggal, 13.414 orang luka berat, luka ringan 61.501 orang kerugian materil Rp 199 miliar,” tutupnya. (hk)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 21 Maret 2016 - 03:48:14 WIB

    Samsat Hapuskan Denda dan BBN KB

    BATAM, HALUAN — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kepri, kembali mengeluarkan program Peng­hapusan Sanksi Administrasi (PSA) dan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]