Bawaslu Tak Memiliki Wewenang Tangani Politik Uang


Ahad, 27 September 2015 - 19:03:20 WIB

Pasalnya ia menilai UU No 1 tahun 2015 tidak cukup kuat dalam mengatur sanksi pidana untuk politik uang. Selain itu, saat ini pengawas pemilu tidak diberi ke­we­nang­an untuk mengeksekusi pe­lang­garan seperti politik uang.

“Bawaslu tidak lagi me­mi­liki kewenangan dalam pe­ne­ga­kan hukum dalam me­nangani politik uang ka­rena dalam UU Nomor 1 tahun 2015, sanksi pidana untuk politik uang tidak ada, se­hingga tidak cukup kuat un­tuk menindak peserta pe­milu atau masyarakat,” kata Nelson dalam jumpa pers ‘pesan pas­toral PGi untuk Pilkada Se­rentak 20­15’ di Graha Oi­koumene, Jalan Salemba Raya No 10, Jakarta Pusat, Minggu (27/9).Oleh karena itu, me­nurut Nelson pihak­nya telah mendorong kepo­lisian dan kejaksaan untuk mem­berla­kukan hukum pi­dana umum pasal 149 KU­HP yang me­nga­tur tentang pen­yuapan dalam pemilihan.

“Kami mencoba men­dorong kepolisian untuk pasal 149 KUHP. Pasal ter­sebut dapat mengancam bagi pemberi dan penerima po­li­tik uang untuk ditindak,” sambung Nelson.

Selain itu, ia me­ngung­kapkan upaya lain yang dilakukan Bawaslu adalah menerapkan program pen­cegahan pelanggaran dengan mengajak para tokoh agama untuk memberikan pesan moral kepada jemaatnya agar terselenggara pemilu yang demokratis.

“Kami juga mendorong tokoh agama dan masya­rakat dalam berperan serta untuk memberi pesan moral supaya mengikuti pemilu dengan moral dan de­mok­ratis,” terangnya.

Menurutnya, dalam me­narik dukungan, mekanisme politik uang saat ini semakin masif. Mulai dari pemberian uang makan, atau sum­bang­an kemudian adanya istilah serangan fajar sampai secara terang-terangan oknum ba­kal calon memberikan uang kepada pemilih.

“Semakin permisifnya sogokan dari calon ke pe­milih. Diawali pemberian uang makan, atau sum­bang­an, lalu bergeser dengan serangan fajar. Lalu ber­kembang, masyarakat masih malu malu tapi di antaranya mereka terang-terangan, hal tersebut membuat masya­rakat menjadi permisif” sambung Nelson. Oleh ka­rena itu, me­nurut­nya Ba­was­lu telah be­ru­paya melakukan tindakan preventif khu­sus­nya kepada jemaat gereja. Pihaknya akan bekerja sama dengan tokoh agama untuk mem­berikan pesan moral kepada jemaat agar cerdas dalam memilih. (h/mdk)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]