Mendagri: Percepat Penyerapan Anggaran


Senin, 28 September 2015 - 20:20:42 WIB

Dia mengingatkan, pe­nyerapan anggaran pe­me­rintah daerah hingga kuartal kedua tahun 2015 masih jauh dari 50 persen, yakni hanya 25,92 persen.

Oleh karena itu, me­lalui monitoring berkala ter­hadap para pejabat dae­rah, Mendagri optimistis, penyerapan anggaran di kua­r­tal ketiga dan keempat diharapkan dapat mencapai angka di atas 80 persen.

“Dari hasil monitoring, itu semua meyakinkan bah­wa penyerapannya bisa di atas 80 persen, baik di pro­vinsi, kabupaten, maupun kota,” ujarnya.

Terkait dana desa, Men­dagri juga mengingatkan jajarannya bahwa sekarang ini penyerapannya belum mencapai 40 persen se­hing­ga pelaksanaannya harus dioptimalkan agar penye­rapan anggaran desa dapat segera bergerak dan pertum­buhannya bisa berjalan.

“Tolong juga dimonitor untuk penyerapan dana desa karena tahun depan ang­garannya meningkat men­jadi Rp 40,8 triliun yang langsung disalurkan ke de­sa,” kata Tjahjo.

Mendagri telah me­ngi­rimkan surat edaran kepada seluruh kepala daerah me­ngenai pelaksanaan dana desa yang masih lamban di daerah. Dalam surat tersebut di­sampaikan peringatan agar penyaluran dana desa dari bupati atau wali kota kepada kepala desa agar tidak dila­kukan secara bertahap.

Mendagri meminta para kepala daerah untuk mem­buat petunjuk teknis dan petunjuk pelaksana peng­gunaan dana desa secara sederhana agar mudah di­mengerti oleh aparat desa.

Selain itu, dia meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk melakukan mo­nitor kepada desa dalam melaksanakan program pem­­bangunannya.

“Dana desa yang sudah turun, secepatnya di­rea­lisasikan bergerak sesuai petunjuk dari Kementerian Desa (Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trans­mig­rasi). Pada prinsipnya, kami memerlukan penyerapan anggaran yang cepat dan pelaksanaan program yang sesuai,” katanya.

Kementerian Dalam Ne­geri sebelumnya mencatat ada lima pemerintah pro­vinsi yang penyerapan ang­garannya sangat ren­dah hing­ga Juli 2015. Meski sudah pertengahan tahun, pe­nye­rapan anggaran di lima dae­rah itu masih di bawah 30 persen.

Lima daerah dengan ang­garan terendah, yakni Ka­limantan Utara dengan 18,6 persen, DKI Jakarta 19,2 persen, Papua 21,7 persen, Jawa Barat 25,5 persen, dan Riau 25,5 per­sen. (h/kcm)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 04 Oktober 2015 - 19:32:49 WIB

    Mendagri: Jangan Sunat Dana Desa

    SERANG, HALUAN — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta daerah tidak mempersulit dengan birokrasi yang rumit, terlebih lagi ada potongan dalam penyaluran dana untuk desa.

    “Salurkan dana desa ter­masuk yang.

  • Kamis, 25 Juni 2015 - 18:56:46 WIB

    Mendagri: Masih Ada Permasalahan Anggaran di Bawaslu

    JAKARTA, HALUAN — Menteri  Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo me­negaskan anggaran untuk pelak­sanaan pemilihan kepala daerah di Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah selesai. Sebab, seluruh dana hibah untuk pen.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]