285 Titik Api Kepung Sumatera


Senin, 28 September 2015 - 20:25:17 WIB

“Terbanyak, di provinsi Sumsel  239 titik api, Lam­pung 17 titik api, Bangka Belitung 29 titik api dan Riau nihil,” ungkap Sugarin kepada wartawan kemarin.

Kabut asap yang me­nyelimuti Riau sebagian besar berasal dari asap kiri­man provinsi tetangga se­perti Sumatera Selatan . Akibat masih diselimuti kabut asap jarak pandang belum membaik. Untuk jarak pandang d Riau ber­kisar antara 100 sampai 500 meter. “Jarak pandang di kota Pekanbaru hanya 100, Rengat 200 meter, Dumai 500 meter, dan jarak pan­dang di kabupaten Pelalawan hanya 200 meter,” terang Sugarin.

Angin secara umum dari arah yang bervariasi dengan kecepatan 05 - 12 knots (09 - 25 km/jam). Temperatur max 31.0 - 33.5 C , ­Min 21.0 - 24.0 C dan Kelembaban max 92 - 98 % dan Kelem­baban Min 50 - 59 %

“Secara umum cuaca wilayah Provinsi Riau Ce­rah Berawan disertai Kabut Asap. Peluang hujan dengan intensitas ringan  tidak me­rata disertai petir dan angin kencang  pada pagi dan  sore hingga malam hari terjadi di Wilayah Riau bagian Utara, Tengah dan Barat,” terang Sugarin.

Sementara itu, DPRD Riau mendukung perpan­jangan status tanggap darurat kabut asap di provinsi itu. Perpanjangan status darurat kabut asap dilakukan setelah dua minggu status darurat asap ditetapkan.

Dewan menggesa pem­prov Riau untuk menga­jukan dana penanggulangan darurat kabut asap. “Kalau kami melihat situasi saat ini, dewan mendukung agar sta­tus darurat kabut asap tetap harus diperpanjang.  Ma­salah berapa lama per­pan­jangan status itu kewe­nangan Gubernur dan BNPB,” ung­kap Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman kepada Haluan Riau kema­rin di Gedung DPRD Riau.

Disebutkannya, setelah mendengarkan pendapat dari fraksi-fraksi DPRD Riau maka DPRD Riau memberikan dukungan ke­pada Plt. Gubernur.

“Karena sampai ini be­lum terselesaikan dan kita juga sudah melakukan ko­munikasi seperti apa lang­kah-langkah selanjutnya su­dah dibahas,” terang No­viwaldy.

Disebutkannya, situasi pelaksana tugas gubernur Riau Plt. gubri beserta jaja­rannya sudah melakukan rapat dengan tokoh masya­rakat Riau dan Forum Keru­kunan umat beragama untuk mempertimbangkan per­pan­jangan status darurat asap.

“Dan hasil diskusi disana pak plt  memandang perlu konsultasi dengan pihak DPRD Riau. Dan hari ini kita melakukan rapat kon­sultasi untuk memutuskan status kabut asap, implikasi putusannya,” terang No­viwaldy.

Politisi Demokrat ini menyebutkan, dirinya sudah sampaikan kepada plt gu­bernur supaya menggunakan anggaran darurat bencana dengan persetujuan guber­nur, karena tidak memung­kinkan tidak menggunakan menung­gu anggaran meng­gu­nakan APBD-P 2015. (hr/Rud)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]