PKL di Jalan Sutan Syahrir “Ikhlas” Ditertibkan Satpol PP


Selasa, 29 September 2015 - 19:31:16 WIB

Penertiban sendiri dila­kukan pada pukul 10.00 WIB pada sepanjang jalan penghubung menuju Teluk Bayur ini. Dalam pener­tiban, tidak ada perlawanan dan insiden yang meng­ham­bat pekerjaan aparat pe­negak perda ini.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padang, Firdaus Ilyas melalui Kepala Bidang P3­HD Eddy Asri mengatakan, penertiban tersebut meru­pakan tugas Satpol PP seba­gai penegak Peraturan Dae­rah (Perda), di mana bangu­nan dan warung di sepanjang Jalan Sutan Syahrir banyak yang menutupi trotoar dan drainase.

“Sesuai dengan Perda Nomor 11 Tahun 2005 Ten­tang Ketertiban Umum, bah­wa Fasilitas Umum (Fa­sum) tidak dibenarkan untuk digunakan sebagai pedagang berjualan, maka dari itu Satpol PP Kota Padang bersama Satuan Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Kota (SK4) melakukan pe­nertiban terhadap pedagang yang berjualan disepanjang trotoar di Jalan Sutan Syah­rir,” ujar Eddy.

Ditambahkan Eddy, ma­sya­rakat sangat koperatif terhadap penertiban ba­ngu­nan kali ini, karena mereka sudah paham akan keke­liruan mendirikan bangu­nan di tempat pejalan kaki terse­but.

Epi (42) kepa­da Ha­luan mengatakan, dia be­lum mendapat surat terkait pembongkaran bangu­nan­nya yang menjorok ke tro­toar, namun ia bersedia bangunannya ditertibkan oleh petugas.

“Saya belum mendapat surat terkait pembongkaran bangunan, namun saya ber­sedia bangunannya ditertib­kan karena memang menutupi jalan untuk pe­jalan kaki,” ungkap wanita paruh baya ini.

Namun, salah seorang pedagang di kawasan Ra­wang, Kecamatan Padang Selatan, Rana (60) pada saat dilakukan pemindahan ter­hadap bangunannya meng­alami sedikit shock karena melihat ramainya tim dari Satpol PP dan SK4 yang mendatangi warungnya.

“Saya sedikit terkejut melihat ramainya orang yang datang ke warung saya, dan ketika mereka hendak me­nertibkan bangunan ini, saya bilang ke mereka bahwa saya akan berjanji me­min­dahkan warung saya pada Selasa (30/9) besok,” kata­nya.

Sependapat dengan Eddy, Camat Padang Selatan Fuji Astomi mengatakan, penertiban ini selain untuk menegakkan perda nomor 11 tahun 2005 tentang peng­gunaan fasilitas umum, juga dalam rangka menyambut IORA dan Tour de Sing­karak 2015 dimana jalan tersebut merupakan salah satu rute yang akan dilalui peserta balapan sepeda ini.

“Banyaknya pedagang yang berjualan di sepanjang trotoar dan drainase di Kelu­rahan Rawang tersebut mem­buat hak pejalan kaki menjadi tidak ada, selain mereka juga melanggar per­da tentang fasilitas umum,” jelas Camat Padang Selatan ini.

Ke depan ia berharap kepada pedagang yang ber­jualan, agar tidak berjualan di sepanjang trotoar jalanan tersebut, dan juga dalam rangka menata keindahan dan ketertiban kota. (h/mg-adl)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]