Masyarakat Keluhkan Program Padang Cerdas Baznas


Selasa, 29 September 2015 - 19:38:23 WIB

Salah seorang mahasiswi perguruan tinggi di Padang, Diah, mengaku tahun lalu dia menerima beasiswa dari Basnaz Kota Padang. Tetapi, tahun ini ketika ditanyakan kepada pengurus Basnaz mengaku kuota sudah habis, padahal baru akhir Sep­tember.

“Saya pikir mengajukan beasiswa itu tidak ada ba­tasannya. Tetapi, saya tanya beberapa waktu lalu kata mereka tidak bisa lagi meng­urus karena anggaran sudah habis. Memang seperti AP­BD pula, pakai anggaran habis,” canda Diah.

Ia menambahkan, jika Basnaz punya limit dalam menerima permohonan, se­harusnya bisa mencan­tum­kan atau memberitahukan kepada masyarakat. Apalagi, dia kuliah dari bantuan Baz­nas selama ini.

Hal serupa dikatakan oleh Andi, murid SMA di Kota Padang. Dia mengaku tidak bisa menerima beasis­wa dari Baznas tahun ini karena dia sudah menerima beasiswa pusat melalui Kar­tu Indonesia Pintar. Pada­hal, sebelumnya dia mene­rima zakat dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dikumpulkan oleh Baznas tersebut.

“Kalau itu saya tidak masalah, mungkin pertim­bangan mereka tidak boleh menerima bantuan dobel atau dua sekaligus. Tapi, adik saya tidak bisa menerima Baznas karena sekolah tidak merekomendasikannya,” ucap Andi. Ia berharap zakat yang dikelola oleh Baznas Kota Padang itu diperun­tukkan bagi orang miskin atau yang berhak mene­rimanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Padang Epi Santoso melalui Humas Baz­nas Firdaus mengatakan, di dalam Program Padang Cerdas 2015, mulai dari tingkat SD-SMA dan se­kolah islam, memang diba­tasi hanya lima orang di setiap sekolah.

Lima orang di setiap sekolah itupun diber­ita­hukan kepada pihak sekolah melalui surat. Nanti pihak sekolah yang mengusulkan bahwa anak tersebut berhak untuk menerima beasiswa.

Menurut Firdaus, hingga sekarang sudah ada 37 ribu orang yang menerima bea­siswa tersebut dengan total anggaran Rp 2 miliar. Se­dangkan untuk perguruan tinggi sudah mengajukan sebanyak 1.457 orang. Se­dangkan target zakat yang terkumpul sebanyak Rp 20 miliar.

“Memang kita ber­pe­doman kepada kuota yang ada. Makanya kita minta kepada masyarakat yang mengajukan proposal un­tuk mengurusnya di awal tahun. Untuk siswa di awal se­mester,” tutup Fir­daus.(h/ows)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]