Level Tidak Sehat, Bukittinggi Kembali Diselimuti Kabut Asap


Rabu, 30 September 2015 - 20:34:46 WIB

Pada pukul 08.00 WIB, kualitas udara sedikit mem­baik, namun kategori ISPU masih bertahan di kategori tidak sehat. Pada jam ter­sebut, kosentrasi PM10 bera­da di level 291 mikrogram permeter kubik. Pada pukul 09.00 WIB, level PM10 kembali menurun, dan bera­da di angka 274 mikrogram permeter kubik.

Namun pada pukul 10.00 WIB, level PM10 meningkat satu level, dan berada diangka 275 mikro­gram permeter kubik. Tapi tidak berlangsung lama, karena pukul 11.00 WIB, kosentrasi PM10 berada di level 268 mikrogram per­me­ter kubik, atau menga­lami penurunan walaupun hanya turun tipis.

Penurunan level PM10 kembali terjadi pada pukul 12.00 WIB. Pada jam terse­but, kosentrasi PM10 berada di level 244 mikrogram permeter kubik. Tapi, ISPU masih tetap bertahan di kate­gori tidak sehat. Begitu juga yang terjadi pada pukul 13.00 WIB, kosentrasi PM10 berada di level 245 mikrogram permeter kubik.

Setelah itu, perlahan-lahan level PM10 kembali meningkat, walau hanya meningkat tipis. Pada pukul 14.00 WIB misalnya, kosen­trasi PM10 berada di level 247 mikrogram permeter kubik, dan satu jam kemu­dian atau pukul 15.00 WIB, kosentrasi PM10 telah bera­da di level 249 mikrogram permeter kubik.

Level PM10 meningkat drastis pada pukul 16.00 WIB, yang mencapai 286 mikrogram permeter kubik.

Untuk kategori ISPU berdasarkan kosentrasi PM10, ISPU berkategori baik jika PM10 berada di level 1 hingga 50 mikrogram permeter kubik, dan level 51 hingga 150, ISPU berka­tegori sedang.

ISPU sudah bisa dika­takan tidak sehat, jika ko­sen­­trasi PM10 mencapai level 151 hingga 350 per­meter kubik, dan di level 351 hingga 420, ISPU su­dah berkategori sangat ti­dak sehat. Sementara ISPU ma­suk kategori berbahaya jika PM10 berada di atas 420 mikrogram permeter kubik.

Terkait kabut asap ini, sejumlah pihak terpantau melakukan aksi bagi-bagi masker gratis di beberapa titik di Kota Bukittinggi. Di Jalan Sudirman atau di de­pan Lapangan Kantin Bukit­tinggi misalnya, Tim Peduli Kemanusiaan dari Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bu­kit­tinggi membagi-bagikan masker secara gratis kepada masyarakat yang melintasi kawasan tersebut.

Ada sekitar 20 ribu mas­ker yang disebar oleh tim ini, yang diberikan kepada masyarakat, baik pengguna sepeda motor, pengemudi mobil, penumpang angkot, pedagang keliling dan lain sebagainya.

Di tempat lain, Tim Re­la­wan calon kepala daerah Bukittinggi Ramlan-Irwan­di juga terpantau melakukan aksi bagi-bagi masker di kawasan Pasar Bawah Bukit­tinggi. Setidaknya ada ratu­san masker yang dibagikan secara gratis kepada ma­sya­rakat yang melintas kawasan tersebut. (h/wan)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 23 April 2019 - 16:02:15 WIB

    Satu Nagari di Agam Berada di Level Lima

    Satu Nagari di Agam Berada di Level Lima AGAM, HARIANHALUAN.COM — Bupati Agam, diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto Dt Maruhun, buka secara resmi Bimtek Tenaga Assesment Gerakan Nagari Madani. Bimtek diikuti asesor dan tim monitoring assesment .
  • Selasa, 20 Oktober 2015 - 20:36:37 WIB

    Udara Sumbar Level Berbahaya

    BUKITTINGGI, HALUAN — Kabut asap pekat yang masih terjadi hingga Selasa (20/10) kemarin membuat kualitas udara di sebagian besar daerah di Sumbar mengalami penurunan. Bahkan Indeks Standar Pencemaran Uda.

  • Senin, 05 Oktober 2015 - 19:04:05 WIB

    Kualitas Udara Sumbar Berada di Level Tidak Sehat

    BUKITTINGGI, HALUAN — Sepanjang Senin (5/10), kabut asap pekat masih menyelimuti sebagian besar daerah di Sumbar. Bahkan dari hasil pengukuran kualitas udara yang dilakukan Stasiun Global Atmosphere Watch (GAW) Kototaban.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]