Relokasi Warga Mata Air Terkendala Lokasi Baru


Jumat, 02 Oktober 2015 - 20:09:11 WIB

Tomi mengatakan pi­haknya telah membuat ren­cana untuk merelokasi pe­mukiman warga itu, na­mun sampai saat ini pi­haknya belum m­ene­mu­kan lahan sebagai tem­pat baru bagi warga yang akan direlokasi.

“Kegiatan ini sece­pat­nya akan kami lak­sa­na­kan me­ngingat pe­mu­kiman di le­reng bukit sangat ber­bahaya baik akibat dari longsor mau­pun batu yang sewaktu-waktu siap meng­gelinding namun sampai saat ini kami belum mene­mukan tempat yang tepat untuk warga yang akan di­relokasi,” tam­bahnya.

Menurut dia, warga yang direlokasi dan dise­diakan lahan baru hanya untuk warga yang men­dirikan ba­ngunan di tanah­nya sendiri dan mempunya surat ke­pemilikan tanah.

“Kalau bangunan tidak resmi tentu saja tidak akan disediakan lahan baru dan kami telah melakukan upa­ya-upaya untuk mengu­rangi dampak dari resiko dengan sosialiasi dan him­bauan dan kami juga telah berko­or­dinasi dengan Sa­tuan Kerja Perangkat Da­erah (SKPD) terkait,” pung­kasnya.

Sebelumnya, Kepala Se­si Kedaruratan Badan Pe­nang­gulangan Bencana Dae­rah dan Pemadam Ke­ba­karan (BPBD-PK) Kota Pa­dang, Sutan Hen­dra me­nga­takan bahwa dua batu ber­diameter 2,5 meter meng­­­gelinding dan meng­hantam dua rumah warga RT 2 RW 1, Kelu­rahan Mata Air, Keca­matan Pa­dang Selatan, pada bulan lalu.

“Dalam kejadian itu ti­dak ada korban jiwa dan setelah kejadian itu kami melakukan peninjauan ke atas bukit dan masih ada beberapa batu lagi yang siap mengancam warga maka dari itu kami imbau warga untuk selalu berhati-hati,” ungkapnya. (h/mg-adl)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]