Pebalap Iran Merajai


Ahad, 04 Oktober 2015 - 19:52:53 WIB

Sedangkan tempat keti­ga diambil pebalap  Hatsu­yama Sho dari tim Bridge­stone Anchor Cycling Team Jepang dengan waktu tem­puh selama 3 jam 27 menit dan 32 detik. Atas keber­hasilan itu, ketiga pebalap ini sekaligus berhasil mema­sangan Yellow Jersey.

Kecuali itu, pebalap asal Jepang Hatsuyamoi Sho berhasil meraih Polkadot Jersey atas keberhasilannya merajai Mountain Kom­petision. Sedangkan pebalap Indonesia dari Tim Pegas­sus Continental Cycling Te­am Aiman Cahyadi berhasil meraih Red White Jersey sebagai juara Indonesian Rider Classification dan Red Jersey dalam kelas Asean Rider Clasification. Untuk kelas Sprint com­petision yang memasangkan Green Jersey diperoleh pe­balap Housein Askari dari Pesh­gaman Giant Team Iran.

Etape 2 Tour de Sing­karak ke-7 menempuh jarak sepanjang 140 km dari Pa­ria­man dan Singkarak, Kabu­paten Solok,  diikuti 135 pebalap dari 22 negara ini, di antaranya  Nederlannd, Perancis, Austria, Filipina, Ma­laysia, Jepang,  Iran dan Indo­nesia sebagai tuan rumah.

Jelang penyerahan hadiah yang dilakukan oleh Pj Bupati Solok Devi Kurnia, Kapolres Arosuka AKBP Reh Ngenana, Kapolres Solok Kota AKBP Tommy Bambang Iriawan dan Dandim 0909 Solok Letkol(Inf) Sefta Feryhansyah dan Chairman TdS 2015 Sapta Nirwandar be­serta tamu undangan lain­nya disuguhkan dengan penampilan kesenian tradisional Minang­kabau khas dari daerah Solok.

Dalam sambutannya Sapta Nirwandar, mengharapkan ada­nya pembangunan hotel di kawa­san Danau Singkarak. Kehadiran hotel menjadi penting untuk lebih memberi benefid kepada masya­rakat sekitar sebagai dampak dari perkembangan kepariwisataan di Kabupaten Solok.

“Tour de Singkarak yang men­jadi ikon kepariwisataan daerah ini, harusnya dapat dikem­bang­kan dengan pembangunan hotel berbintang untuk menumbuhkan perekonomian daerah, “ kata dia.

Menyahuti harapan Sapta Nirwandar, Bupati Solok mena­ruh harapan tinggi kepada pe­merintah pusat, termasuk pihak legislatif di daerah ini untuk benar-benar fokus membangun kawasan wisata Singkarak.

Kita juga membutuhkan in­vestor untuk pengembangan objek wisata ini,” papar Devi Kurnia.

Menurut Bupati, pelaksanaan TdS tahun 2015 dinilai sangat sukses, meski awalnya sempat khawatir terjadi kendala akibat kabut asap yang semakin tebal.  Sementara itu, dalam keterangan persnya, Amir  Zargani  dan Arvin Moazami Gour­dazi me­ngaku keberhasilannya me­ngung­guli pebalap lainnya berkat kerja sama tim yang baik. Meski pada awal sempat terjadi persaingan ketat, namun pada 10 km men­jelang finis di Singkarak, pihaknya mampu menguasai medan dengan kerja sama yang rapi dengan rekan timnya. Terkait dengan masalah kabut asap,  Amir  Zargani  mengaku tidak begitu mengganggu.

Sementara itu, star Etape I TdS 2015 di Pantai Carocok, Pesisir Selatan, Sabtu (3/10) terpaksa diulang pada dua lokasi berbeda, yakni di kawasan Sim­pang Tiga Carocok dan Bukit Putus Painan,  Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan.

Pengulangan star pada titik berbeda tersebut, disebabkan adanya miss komunikasi sejak star pertama di kawasan Pantai Ca­rocok. Hal ini menyebabkan beberapa rombongan official terpisah dengan rombongan pe­balap yang seharusnya mendapat pengawalan.

Grand star TdS yang diikuti 21 tim dari 36 negara dengan total 131 pebalap itu, seyogyanya harus melewati rute sepanjang 8 kilometer dalam Kota Painan (city tour), sebelum melanjutkan lintasan menuju Kota Padang dan finis di Pantai Gondoriah, Kota Pariaman.

Namun, ketika pebalap lepas star, kesalahan pemahaman lin­tasan terjadi saat kendaraan pengawal keluar untuk memandu beberapa kendaraan lainnya yang saat itu masih berada di tempat parkir. Laju kendaraan tersebut, kemudian diikuti dari belakang oleh kendaraan official. Kemu­dian disusul para pebalap. Mereka beranggapan telah melalui lin­tasan yang benar, karena seperti biasanya, pebalap berada tepat di belakang kendaraan official.

Didit P. Santoso, Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Sumbar menjelaskan, persoalan yang terjadi pada Etape I TdS 2015 ini, sudah dievaluasi secara menyeluruh Sabtu malam (3/10). Dan dipastikan bahwa pada etape berikutnya tidak akan terjadi persoalan serupa.

“Kejadian ini berawal dari miss komunikasi dengan adanya kendaraan pengawalan yang me­ngambil lintasan sebelah kiri untuk mengeluarkan kendaraan VIP, membuat tim oficial me­ngikuti jejak kendaraan tersebut. Kemudian serta merta juga di­ikuti oleh pebalap,” sebut Didit.

Selain itu, lanjut Didit, juga terdapat sejumlah kendaraan dan pebalap yang tercecer dari rombongan, sehingga keputusan untuk menghentikan perlombaan dilakukan, dan star kembali diulang. Meski demikian, per­lombaan tetap dilanjutkan hingga finis.

Pecah Ban Sepeda

Sementara itu, Race Director Tour De Singkarak 2015, Sondi Sampoerno menyebutkan, pe­ngulangan star dilakukan juga diakibatkan oleh adanya insiden pecah ban yang dialami dua pebalap serta jarak yang cukup jauh. Selain itu juga karena ada­nya beberapa rombongan yang terpisah, maka penanggung jawab perlombaan serta official tim kemudian sepakat jika star diulang kembali.

“Dalam perlombaan, situasi seperti itu biasa terjadi. Untuk Etape I ini tetap lanjut, tetap ada juara. Bahkan mereka dapat hadiah,” kata Sondi.

Walau demikian, untuk hasil Etape I ini tidak ada hitungan waktu dan poin. Waktu dan poin akan dicatat pada Etape II. Yang jelas, perlombaan tetap jalan, pengulangan star merupakan solusi tepat dan sudah fair.

Untuk etape berikutnya, pa­par Sondi, berjalan sebagaimana biasa. Catatan waktu dan poin akan dihitung sesuai aturan. Sedangkan untuk tim yang tidak menyelesaikan lintasan pada Etape I, tetap bisa turun di Etape II Padang Pariaman menuju Solok.

Iran Juara Etape I

Walau tidak ada hitungan waktu dan poin pada Etape I ini, namun pebalap Iran tetap mampu memberikan penampilan terbaik dan menjadi yang tercepat atas nama Sohrabi Mehdi dari tim Tabriz Petrochemical Team.

Sedangkan pebalap Indonesia atas nama Abdul Gani dari Tim Kentucky Fried Chicken, berada di posisi kedua. Disusul peringkat ketiga pebalap asal Malaysia, Rosdi Nur Umardi dari tim Terengganu Cycling Team.

Pada hari kedua TdS 2015, seluruh pebalap melewati rute sepanjang 140 kilometer, dengan titik star Kantor Bupati Padang Pariaman dan finis di Danau Singkarak.

Pada lintasan ini, seluruh pebalap akan melewati rute baru, yakni Sitinjau Lauik yang dikenal cukup ekstrem. (h/ndi/san)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 25 Juli 2019 - 14:02:51 WIB

    Pemkab Pessel Optimis Jalur Mandeh Bakal Dilewati Pebalap TdS

    Pemkab Pessel Optimis Jalur Mandeh Bakal Dilewati Pebalap TdS PAINAN,HARIANHALUAN.COM- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) bakal melakukan peningkatan jalan dan jembatan di Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kecamatan K.
  • Senin, 07 November 2016 - 00:57:04 WIB
    DIDOMINASI PELAJAR

    Puluhan Pebalap Liar Diamankan Polisi

    Puluhan Pebalap Liar Diamankan Polisi PADANG PANJANG, HALUAN - Personil gabungan dari Polres Padang Panjang, dipimpin Kapolres AKBP Cepi Noval menggelar razia berjalan. Razia kali ini berhasil mengamankan puluhan orang remaja yang terlibat aksi balap liar ditiga .
  • Selasa, 09 Agustus 2016 - 11:24:59 WIB
    ETAPE 8 BUKITTINGGI

    Pemko Siapkan City Tour Bagi Pebalap

    Pemko Siapkan City Tour Bagi Pebalap BUKITTINGGI, HALUAN — Kota Bukittinggi dipercaya sebagai lokasi Star etape 8 pada penyelenggaraan lomba balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) 2016, yang akan berlangsung, Minggu (14/8)..
  • Selasa, 09 Agustus 2016 - 04:08:32 WIB

    Tanjakan Kelok 44 Bakal Kuras Tenaga Pebalap TdS

    Tanjakan Kelok 44 Bakal Kuras Tenaga Pebalap TdS AGAM, HALUAN — Ke­tang­guhan pebalap Tour de Sing­karak (TdS) bakal diuji pada etape IV, dengan medan berat berupa tanja­kan terjal pada jalur Kelok 44 yang membentang dari Keca­matan Tanjung Raya sampai Kecamatan Mat.
  • Jumat, 13 Mei 2016 - 16:46:13 WIB

    Pebalap TdS akan Lalui Delapan Kecamatan di Agam

    Pebalap TdS akan Lalui Delapan Kecamatan di Agam AGAM, HALUAN- Pebalap Tour de Singkarak dijadwalkan bakal melalui lebih kurang sebanyak delapan dari 16 kecamatan di Kabupaten Agam pada iven TdS pada tahun 2016. Untuk menyemarakkan kegiatan tersebut masyarakat dan pelajar a.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]