Iven Internasional Diharapkan Dongkrak Perekonomian


Senin, 05 Oktober 2015 - 19:12:40 WIB

Hal itu disampaikannya pada kegiatan sosialisasi penanaman modal yang di­ga­gas Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kota Padang yang diadakan di aula STIKES Ranah Mi­nang di Jalan Parak Gadang, Senin (5/10).

“Kita perlu menciptakan Kota Padang yang aman, tenteram dengan stabilitas keamanan yang terjamin dan kondusif untuk investasi,” sebutnya.

Lebih jauh walikota me­nga­takan, kegiatan sosia­lisasi penanaman modal sangat diperlukan agar warga Kota Padang dan pelaku usaha serta jajaran aparat pemerintah kota yang be­rsinggungan langsung de­ngan penanaman modal le­bih memahami berbagai kebijakan dan ketentuan dalam penanaman modal di Kota Padang.

Dituturkan walikota, salah satu faktor yang sangat penting dan berpengaruh terhadap peningkatan iklim investasi dan usaha adalah masalah pelayanan, khu­susnya pelayanan perizinan.

“Pemerintah memiliki tugas, tanggungjawab dan kewenangan dalam mem­berikan pelayanan. Untuk itu, pemerintah juga harus melaksanakan tugas tersebut dengan sebaik-baiknya se­suai dengan aturan yang berlaku,” kata Mahyeldi.

Lebih jauh dikatakan Mah­yeldi, di sisi lain pihak-pihak yang membutuhkan pelaya­nan, harus menaati juga segala ketentuan dan persya­ratan yang telah dite­gaskan di dalam aturan yang ada.

“Kesalahpahaman, per­be­daan persepsi dan keku­rangmengertian akibat ada­nya informasi yang tak benar yang diterima dalam pela­yanan perizinan dapat me­ngakibatkan persoalan lain yang menghambat proses pelayanan perizinan itu sen­diri. Dan pada akhirnya mengganggu kegiatan usaha, laju kegiatan pembangunan serta roda perekonomian di Kota Padang,” sebut wa­likota.

Mahyeldi berharap de­ngan sosialisasi yang dia­dakan BPMPTSP dapat mem­berikan pemahaman yang lebih kepada seluruh stakeholders terkait agar kesalahpahaman dapat dimi­nimalisir.

Mahyeldi mengatakan, iven berskala internasional yang diadakan di Padang pada tahun ini dan tahun depan bertujuan untuk me­majukan Kota Padang se­bagai pusat kegiatan eko­nomi, perdagangan dan jasa, pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sementara itu panitia pelaksana sosialisasi, Didi Aryadi menyebut maksud dan tujuan digelarnya so­sialisasi agar para pelaku usaha dapat memiliki infor­masi dan gambaran me­ngenai ketentuan-ketentuan dalam pelaksanaan pela­yanan penanaman modal di Kota Padang. Selain itu juga memberikan dan me­ning­katkan pemahaman seluruh stakeholders tentang penye­lenggaraan penanaman mo­dal di Kota Padang.

“Kita harapkan juga ter­capainya persamaan per­­sepsi antara pe­me­rintah sebagai penyeleng­gara pela­yanan dengan para pelaku usaha serta diperolehnya input atau masukan dalam rang­ka peningkatan pela­yanan penanaman modal di Kota Padang,” terang Kepala BPMPTSP Kota Padang itu.

Peserta sosialisasi di­bagi dalam dua gelombang atau angkatan. Masing-masing angkatan ber­jum­lah 100 orang. Peserta terdiri dari unsur asosiasi profesi, pe­laku usaha, un­sur peme­rintah seperti SKPD dinas, kecamatan dan kelurahan.

“Sosialisasi diadakan selama empat hari. Na­ra­sum­ber berasal dari berba­gai kalangan diantaranya seperti akademisi, Kepala Bank Indonesia, Kepala BK­PM­PPT Sumbar dan lainnya,” pungkas Didi.(h/ows)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]