Tol Padang-Bukittinggi-Riau Berdampak Ganda Pada Perekonomian


Selasa, 06 Oktober 2015 - 19:35:32 WIB

Dengan kondisi itu, Kota Padang me­mili­ki keter­batasan daya dukung dan daya tampung yang dapat dikembangkan untuk kegiatan perkotaan. Demikian disampaikan Wakil Walikota Padang Ir. H. Emzalmi, MS.i didampingi Sekda Nasir Ahmad, Kepala Bappeda H. Hervan Bahar pada kegiatan Focus Group Discu­ssion (FGD) dengan tema “Implementasi dan evaluasi RTRW Kota Padang tahun 2010-2030 serta isu-isu strategis penataan  ruang” di ruang Abu Bakar Jaar, lantai II Balaikota Padang, Selasa (6/10).

RTRW Kota Padang telah mengakomodir beberapa fungsi penting Kota Padang dan disusun dengan memperhatikan serta mempedo­mani RT­RW nasio­nal. Di mana Kota Padang  memiliki posisi strategis, berada di pesisir barat Pulau Sumatera, mengemban fung­si sebagai pusat kegiatan nasional (PKN).

“Begitu juga berdasarkan RTRW  Provinsi Sumbar, Kota Padang di posisikan sebagai kota inti dari pengembangan Kota Metropolitan, sebagai pusat kegiatan nasional,” ucap Wakil Walikota Emzalmi.

Setelah itu RTRW Kota Padang juga telah ditetapkan melalui Perda No 4 tahun 2012 tentang rencana Tata Ruang wilayah Kota Padang  tahun 2010-2030, dan telah dijadikan acuan bagi Pemko Padang dan ma­syarakat umum dalam perencanaan, pemanfaatan serta pengendalian  pembangunan di Kota Padang.

Kemudian pola ruang dan struktur ruang pada RTRW Kota Padang juga sudah selaras dengan prioritas  pembangunan yang menjadikan kota tercinta sebagai kota pendidikan, perdagangan, pariwisata, yang sejahtera, religius dan berbudaya.  “Ini bagian terpe­n­ting dari fasilitas kota yang kita miliki. Terlebih lagi akan dimulainya pembangunan jalan tol Padang-Bukittinggi-Riau, yang tentunya akan menimbulkan multiplier effect yang positif bagi Kota Padang khususnya dan Sumbar pada umumnya,” ujar Emzalmi.

Sedangkan Kepala Bappeda Kota Padang H. Hervan Bahar menyampaikan, tujuan yang diharapkan da­ri Focus Group Discussion (FGD) adalah men­jaring informasi dan permasalahan tentang implementasi RTRW 2010-2030, sebagai bahan untuk evaluasi dan peninjauan kembali RTRW tersebut.

Melihat kesesuaian RTRW antara RTRW  dan kebutuhan pembangunan yang memperhatikan perkem­bangan lingkungan strategis. Juga, hal-hal terkait dengan perubahan mendasar dalam RTRW  Kota Padang tahun 2010-2030, serta mempertimbangkan  hal-hal yang kurang sesuai dengan RTRW Kota Padang tahun 2010-2030 yang ada saat ini. (h/win)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 11 Mei 2020 - 17:22:33 WIB

    Miris! Program Pemko Padang Tak Didukung Pedagang, Tes Swab dan Penutupan Pasar Ditolak Mentah-mentah

    Miris! Program Pemko Padang Tak Didukung Pedagang, Tes Swab dan Penutupan Pasar Ditolak Mentah-mentah Dinas Perdagangan Kota Padang segera melakukan tes swab terhadap pedagang dan melakukan penutupan sementara Pasar Raya Padang. Penutupan itu disinyalir untuk mencegah penyebaran covid-19 di kawasan tersebut..
  • Ahad, 27 Oktober 2019 - 19:24:52 WIB

    Tolong! Jangan Gunakan Lagi Pohon untuk Beriklan

    Tolong! Jangan Gunakan Lagi Pohon untuk Beriklan PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Komunitas pegiat lingkungan, Sumbar Hijau melakukan gerakan peduli lingkungan berupa aksi cabut paku di pohon dan kampanye peduli sampah di GOR Haji Agus Salim Padang..
  • Sabtu, 15 Juni 2019 - 15:01:08 WIB

    Pemuda Kelurahan Flamboyan Tolak Segala Bentuk Kekerasan

    Pemuda Kelurahan Flamboyan Tolak Segala Bentuk Kekerasan PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pemuda Kelurahan Flamboyan Baru, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, menolak segala bentuk kekerasan dan kerusuhan serta cinta NKRI dalam menyikapi pelaksanaan dan hasil sidang Perselisihan Hasil P.
  • Senin, 20 Mei 2019 - 22:13:50 WIB

    Tokoh Agama di Padang Ini Tolak People Power

    Tokoh Agama di Padang Ini Tolak People Power PADANG, HARIANHALUAN.COM-Penolakan terhadap gerakan people power, juga dilakukan oleh Pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang ada di Kota Padang. Karena menurutnya gerakan tersebut meresahkan masyarakat..
  • Ahad, 19 Mei 2019 - 12:36:52 WIB

    Ketua Pemuda di Padang Ini Tolak Gerakan People Power

    Ketua Pemuda di Padang Ini Tolak Gerakan People Power PADANG, HARIANHALUAN.COM-Ketua Pemuda Kampung Tarandam, Kelurahan Tarandam, Kota Padang, menolak terhadap gerakan people power yang rencananya akan dilakukan pada 22 Mei 2019 nanti..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]