Kasus Korupsi PT Pelindo Disidangkan


Rabu, 07 Oktober 2015 - 19:35:23 WIB

Lebih lanjut, Indra juga mengungkapkan jika pengerjaan perbaikan tersebut belum dilaksanakan, sementara pekerjaan telah dibayarkan. “Kita memeriksa secara umum. Maka dalam laporan ini, (diketahui kalau pengerjaan) tidak berdasarkan keputusan direksi. Ada perusahaan dibayarkan ke PT CNNN (Citra Pola Niaga Nusantara,red), tapi belum dikerjakan. Kami hanya memberikan itu (kepada Direksi,red),” ungkap Indra.

Terhadap kesaksian tersebut, terdakwa Zainul Bahri selaku PGM Pelindo I Dumai mempertanyakan prosedural pembayaran yang belaku di Pelindo. Saksi sayangnya tidak mengetahui secara pasti prosedural tersebut. “Saya tidak tahu pasti soal prosedural pembayaran. Saat pemeriksaan sudah ada orang keuangan. Kita tidak mengetahui kronologisnya, cuma kita temukan ada SPK pengerjaan,” jawab Indra.

Selain Zainul Bahri, terdakwa lainnya dalam kasus ini, Hartono juga mempertanyakan audit yang dilakukan oleh satuan pengawas internal PT Pelindo. Menurutnya, pelaksanaan pekerjaan tidak hanya berdasar pada SPK saja.

Saksi menjelaskan jika mereka bekerja atas instruksi direksi setelah adanya kecurigaan terhadap pengerjaan perbaikan tersebut tidak terlaksana, atau tidak sesuai ketentuan. Selain persoalan mekanisme pembayaran, dalam perkara ini, pengawas internal juga menemukan adanya pembayaran biaya jasa yang tidak sesuai dengan ketentuan atau di luar kewenangan.

Hal ini dijelaskan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Hendarsyah didampingi, Andry kepada Haluan Riau, usai persidangan. “Subkontrak ke PT CNNN. Seharusnya yang mengerjakan UGK, tapi yang mengerjakan justru PT CNNN. Uang dibayar, tapi barang tidak sesuai. Pembayaran dilakukan di luar kewenangan Rp1,7 miliar totalnya,” terang Hendar. (h/dod)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 16 September 2020 - 19:01:17 WIB

    Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Objek Wisata di Kota Padang Tetap Ramai

    Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Objek Wisata di Kota Padang Tetap Ramai HARIANHALUAN.COM - Kasus positif Covid-19 yang terjadi di Sumbar mengalami peningkatan. Hal tersebut berdasarkan update data yang dirilis Pemprov Sumbar. Hari ini saja masyarakat yang positif Covid-19 mencapai 118 kasus..
  • Senin, 24 Agustus 2020 - 19:20:47 WIB

    Nol Covid-19! 10 Negara Ini Belum Ada Kasus Positif Corona Lho

    Nol Covid-19! 10 Negara Ini Belum Ada Kasus Positif Corona Lho HARIANHALUAN.COM - Pandemi Covid-19 telah menginfeksi hampir setiap negara di dunia. Setiap hari, kasus konfirmasi positif hingga meninggal terus bertambah dan menghancurkan perekonomian negara-negara itu..
  • Jumat, 18 November 2016 - 00:08:04 WIB

    Kasus Perjalanan Fiktif DPRD Melempem

    LINGGA, HALUAN — Ormas Gema Lingga mendesak penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Daik Lingga mengusut tuntas kasus dugaan perjalanan fiktif di DPRD Lingga. Gema Lingga menilai kinerja aparat penegak hukum tersebut melem­pem..
  • Ahad, 13 November 2016 - 00:25:10 WIB
    BAHAYA ABAIKAN IMUNISASI ANAK

    Kasus Difteri Mulai Mengintai di Duri

    Kasus Difteri Mulai Mengintai di Duri DURI, HALUAN —Mengabaikan imunisasi pada anak balita, ternyata berdampak fatal bagi ketahanan tubuh setelah dewasa. Salah satunya adalah terkena “difteri”, yang dikembangkan oleh dua jenis bakteri, yaitu Corynebacterium.
  • Sabtu, 22 Oktober 2016 - 00:49:50 WIB
    BERNILAI MILIARAN RUPIAH

    Inspektorat Pekanbaru Tangani 4 Kasus Pungli

    PEKANBARU, HALUAN — Kepala Inspektorat Pekanbaru, Azmi menyatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan empat kasus pungutan liar (pungli) yang terjadi di lingkungan dinas pendidikan. Tidak tangung-tangung dari e.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]