Jam Masuk Sekolah Akan Ditunda


Rabu, 07 Oktober 2015 - 19:50:00 WIB

“Saya sudah meminta Ba­pedalda Kota Padang untuk mengukur kualitas udara di Kota Padang. Kalau bisa da­tanya itu per jam agar kami bisa membuat peren­canaan untuk jam masuk sekolah. Kalau ada datanya, misalnya kualitas udara bu­ruk pada pagi hari, jam ma­suk sekolah ditun­da sampai jam 9.00 WIB atau jam 10.­00 WIB, kalau kualitas uda­ra pada jam itu baik. Bia­sanya tingkat pen­cemarn udara tinggi pada pagi hari,” ujar Mahyeldi kepada para juru kabar di Balai Kota Padang, Rabu (7/10).

Mahyeldi beberapa hari belakangan sering ditanya para juru kabar tentang ren­cana meliburkan siswa seko­lah seperti yang dilakukan kabupaten/kota lain yang terkena dampak kabut asap. Namun, ia belum mengam­bil data itu karena belum punya data kualitas udara di Kota Padang akibat kabut asap, untuk mengambil ke­bijakan demikian.

“Kami tidak bisa me­ngambil kebijakan dengan mencontoh apa yang dila­kukan oleh pemerintah da­erah lain karena kondisi di masing-masing daerah ber­beda,” sebutnya.

Terkait kabut asap, Mah­yeldi juga mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Kalau ma­sya­rakat harus beraktivitas di luar ruangan, ia menya­rankan masyarakat untuk memakai masker agar tidak menghirup partikel ber­bahaya.

“Sebenarnya memakai masker jika beraktivitas di luar ruangan itu perlu kalau­pun tidak ada kabut asap, karena pencemaran udara karena asap knalpot ken­daraan bermotor juga ber­bahaya,” katanya lagi.

Sementara itu, Kepala Bapedalda Kota Padang, Edi Hasymi saat dihu­bu­ngi Haluan untuk ditanyai apakah pihaknya sudah me­ng­ukur kualitas udara di Kota Padang sejak “kasus” kabut asap beberapa minggu belakangan, nomor pon­selnya tidak aktif. (h/dib)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]