RSAM Bukittinggi Bantah Adanya Pelayanan Buruk


Kamis, 08 Oktober 2015 - 19:37:02 WIB

“Kami menilai pembe­rita­an tersebut tidak berim­bang, karena tidak ada kon­firmasi dari pihak RSAM sendiri,” sebutnya menga­tas­namakan RSAM dalam surat bantahan yang dikirim­kan ke Haluan tersebut.

Melalui surtat tersebut, pihak RSAM juga me­ngin­formasikan mengenai kro­no­logis kejadian pulangnya pasien tersebut. Pihak RSAM juga membenarkan adanya pasien yang bernama Mutiara Lorenza dan Sai­datul Fauziah yang merupa­kan siswa SMAN 4 Bukit­tinggi. Menurut keterangan pengantar, keduanya meru­pa­kan korban kecelakaan.

“Di ruang IGD, kedua­nya langsung ditangani oleh petugas sesuai dengan proi­sedur se­perti, memperbaiki keadaan umum pasien, me­la­kukan pem­bersihan dan perawatan luka, melakukan pemberian antibiotic dan yang lainnya,” katanya.

Sementara, dalam surat bantahan ini juga disebutkan kalau pihak keluarhga yang datang melihat kondisi pa­sien ini berbeda-beda. Semua­nya mengaku sebagai keluarga meminta­penjela­san. “Saat itu juga sempat terjadi pengancaman terha­dap dokter bagian ortho­paedi yang berusaha menje­laskan mengenai kondisi korban. Namun, saat itu keluarga bersikukuh untuk membawa pulang korban dan selanjutnya akan dipin­dahkan ke tukan urut,” kata­nya dalam surat bantahan ini.

Kendati demikian, pihak RSAM sendiri berharap agar pihak media khususnya war­tawan yang meliput berita ini untuk meminta klarifikasi kepada pihak RSAM.

Sebagaimana berita sebe­lumnya, Mutiara masuk IGD RSAM pada Selasa siang sekitar pukul 12.00 WIB. Saat berada di UGD, Mutiara diperiksa oleh tim medis. Malamnya sekitar pukul 20.00 WIB, Mutiara dipindahkan ke Ruang Rawat Inap Bedah Wanita.

Menurut keluarga kor­ban, di ruangan tersebut Mutiara hanya diberi infus dan dibersihkan lukanya. Tapi pakaian Mutiara sama sekali tidak diganti oleh tim medis, sehingga menebar aroma busuk yang masih tercium hingga Rabu sore. Peristiwa kecelakaan lalu lintas itu sendiri terjadi di kawasan Panorama Baru, sekitar 100 meter dari SMA Negeri 4 Bukittinggi pada Selasa (6/10) sekitar pukul 10.15 WIB. Waktu itu, ke­dua korban yang berbon­cengan baru saja ke luar dari lingkungan sekolah menuju pusat Kota Bukittinggi.

Namun malang, sepeda motor dengan BA 2084  L yang dikendarai korban adu kambing dengan angkot ju­ru­san Panorama Baru-Pasar Atas dengan nomor polisi BA 1602 ZU yang. (h/hel/wan)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]