Masyarakat Sumbar Diminta Bersabar


Kamis, 08 Oktober 2015 - 19:39:21 WIB

Meskipun tidak ada yang ber­beda dari agenda kun­jungan Presiden ke Sate Mak Syukur yang telah berulang kali dikunjungi oleh Pre­siden dan pejabat negara tersebut, namun setelah me­nik­mati sate, Jokowi lang­sung menemui masyarakat yang telah menunggunya di luar dan membagi-bagikan buku tulis pintar.

Setelah menyalami ma­sya­rakat dan membagi-bagi­kan buku, Presiden beserta rombongan langsung m­e­lanjut­kan perjalanan menuju Payakumbuh, untuk se­lan­jut­nya bertolak ke Bang­kinang Provinsi Riau. Se­telah itu, Presiden juga di­jad­walkan akan mengunjungi Jambi untuk meninjau lo­kasi keba­karan hutan se­bagai pen­yebab bencana kabut asap.

Wakil Wali Kota Padang Panjang, Mawardi ketika ditemui suai menjamu Pre­siden Joko Widodo men­ye­butkan, pada kunjungan pre­siden tersebut memang se­nga­ja untuk meninjau kabut asap dan melakukan langkah antisipasi terhadap bahaya kebakaran hutan yang sudah semakin parah.

“Dalam pesannya, Pre­siden meminta kepada ma­sya­rakat untuk bersabar. Karena, bahaya kebakaran hutan ini telah men­yebab­kan bencana kabut asap, ter­ma­suk juga menyebabkan gang­guan kesehatan bagi ma­syarakat,” sebut Ma­war­di, menirukan ucapan Presiden.

Dikatakannya, untuk pe­n­cegahan kebakaran hutan yang terjadi Riau dan Jambi, Presiden telah me­ngisn­truksikan kepada seluruh jajaran pemerintahan dan TNI untuk melakukan tin­da­kan pemadamam ke­ba­ka­ran hutan. Sehingga, ben­cana kabut asap yang telah mengakibatkan penyakit gangguan pernafasan di Su­ma­tera dan Kalimantan, bisa diatasi dalam waktu cepat.

“Mudah-mudahan saja, apa yang disampaikan oleh Presiden ini bisa di­tindak­lanjuti oleh seluruh jajaran pemerintahan. Apalagi ben­cana ini juga sudah menga­ki­batkan gangguan pere­konomian masyarakat,” se­but Mawardi.

Terkait dampak kabut asap di Padang Panjang, Mawardi menyebut jika ju­m­lah penderita ISPA di kota berjuluk Serambi Mekkah itu menunjukkan grafik pe­ning­katan. Meski tidak men­dapat laporan angka pasti dari bawahannya di Dinas Kesehatan, namun Mawardi memastikan jika jumlah penderita ISPA meningkat mencapai 5 hingga 7 persen.

“Jumlah penderita ISPA cenderung meningkat. Kita imbau seluruh masyarakat Padang Panjang untuk tetap waspada dan membiasakan diri untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Pemko sendiri, terus membagi-bagikan ma­s­­ker sebagai langkah an­ti­sipasi,” pungkas Mawardi. (h/mg-pis/yan)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]