SMKN 1 Akui Siswanya Terlibat Pencurian Sepeda Motor


Kamis, 08 Oktober 2015 - 19:43:13 WIB

Ia mengakui bahwa pi­haknya belum mengetahui perihal penangkapan ter­sangka pada Rabu (7/10) pukul 16.00 WIB kemarin.

“Kami dari pihak seko­lah belum mengetahui hal itu tapi statusnya masih terduga dan kami harap bu­kan ia pelakunya,” kata dia.

Namun, pihaknya me­nyerahkan kasus ini sepe­nuhnya kepada proses hu­kum yang berlaku dan pi­hak­nya siap memberi kete­rangan apabila dibutuhkan.

“Kami ikuti prosedur yang berlaku dan ke depan kami akan berupaya mem­perkuat bimbingan kepada siswa lain supaya mereka tidak terlibat dalam per­buatan kriminal,” kata dia.

Sementara itu, Ravi (17) seorang pelajar di sekolah itu mengatakan selama ini ter­sangka AS berkelakuan baik layaknya siswa lain.

“Setahu saya AS baik dan tidak pernah melakukan perbuatan yang mengarah kepada tindak kriminal,” kata dia.

Sementara itu, Kapol­resta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kapolsek Kuranji Asril Pra­setya menga­takan, pihaknya tengah me­ngem­bangkan ka­sus pencurian kendaraan bermotor oleh tersangka AS (17) seorang pelajar yang ditangkap pada Rabu (7/10) kemarin.

“Dari penyidikan yang kami lakukan tersangka baru pertama kali melakukan pencurian dan ia bukanlah jaringan pencuri kendaraan roda dua,” kata Asril, Kamis (8/10).

Ia mengatakan pihaknya masih menunggu Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Padang untuk me­lakukan mediasi antara pe­laku dengan korban dalam penyelesaian kasus ini me­ngingat pelaku masih di bawah umur.

“Keluarga tersangka me­nginginkan kasus ini dise­lesaikan secara keke­luarga­an dan kalau mediasi ini tidak berjalan maka kasus ini akan ditindaklanjuti,” terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan pada 2015 ­pihaknya telah menangani enam kasus pencurian yang dilakukan oleh anak di ba­wah umur dan semuanya selesai dengan mediasi.

Pihaknya juga meng­im­bau kepada warga di wilayah hukum Kota Padang secara umum untuk mem­perha­tikan dan memberikan pe­ma­haman tentang etika dan budi pekerti kepada anaknya sehingga mereka tidak me­lakukan hal-hal yang ber­lawanan dengan hukum dan norma yang berlaku.

Pengaruhi Lingkungan

Maraknya kasus pen­curian yang dilakukan oleh anak-anak belakangan ini, khususnya di Kota Padang mendapat perhatian dari psikolog.

Adalah Sri Hartati, seo­rang Psikolog dari Him­punan Masyarakat Psikologi (Himpsi) Indonesia, ketika dihubungi Haluan melalui telepon mengatakan, peri­laku pencurian oleh anak-anak dan remaja biasanya dipengaruhi dari lingkungan dan pergaulan yang tidak sehat.

“Selain dua hal tersebut, faktor lain juga mem­penga­ruhi perilaku tidak terpuji tersebut, seperti kurangnya perhatian keluarga, dan fak­tor ekonomi juga relatif sebagai salah satu penye­babnya,” jelasnya.

Menurut Sri ketika di­min­tai pendapatnya menge­nai status tersangka AS (17) apakah masih masuk ka­tegori anak-anak atau bu­kan, menurutnya AS bukan lagi masuk ke dalam kategori aak-anak karena dengan umurnya saja dia sudah bisa dikategorikan sebagai remaja dan menuju dewasa.

“Karena itu saya me­minta kepada pihak kepo­lisian dalam menginterogasi tersangka yang melakukan tindak kejahatan agar me­libatkan psikolog, namun saya percaya bahwa pihak kepolisian tentu sudah mem­punyai prosedurnya sendiri dalam mengin­tero­ga­si anak dibawah umur,” harapnya.

Sri menambahkan, keti­ka anak-anak dibawah umur yang menjalani hukuman akibat tindak kriminal telah meng­hirup udara bebas, ia meny­a­rankan agar dia bisa mem­buktikan kepada ling­kungan­nya bahwa ia masih pantas berada di ling­kungan­nya.

“Masyarakat dan ling­kungan tentu tidak bisa begitu saja menerima seo­rang mantan pelaku kejaha­tan ke dalam lingkungannya, karena tidak bisa semerta-merta merubah paradigma masyarakat,” ungkapnya.

“Agar si pelaku yang te­lah menjalani hukuman bisa kembali diterima masya­rakat tempat tinggalnya, semua tergantung kepa­da­nya, apakah ia mau berubah dan membuktikan bahwa dia bukanlah seperti yang dibayangkan dengan mem­buktikan tidak melakukan lagi tindak kriminal,” tutupnya. (h/mg-adl).

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 29 Juni 2016 - 07:01:18 WIB

    Kenalkan Simpanan Pelajar, Bank Nagari Syariah Gandeng SMKN 2

    Kenalkan Simpanan Pelajar, Bank Nagari Syariah Gandeng SMKN 2 PADANG, HALUAN — Dalam rangka mem­per­kenalkan produk dan jasa bank syariah, Bank Nagari Sya­riah Padang menjalin ker­jasama dengan SMKN 2 Pa­dang dalam pengelolaan Sim­panan Pelajar (SimPel) IB..
  • Kamis, 25 Februari 2016 - 13:09:55 WIB

    SMKN 5 Sijunjung Juara LKS Tingkat Kabupaten

    SIJUNJUNG, HALUAN — Empat orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Sijunjung berhasil meraih prestasi dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Kabupaten Sijunjung untuk bidang lomba teknologi dan seni, yang d.
  • Jumat, 12 Februari 2016 - 09:58:59 WIB

    SMKN 2 Jamin Tidak Ada Kecurangan UNBK

    PADANG, HALUAN — Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Padang Raymon menjamin tidak ada kecurangan saat pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di sekolah ini, 4-7 April mendatang. SMKN 2 Padang meru.
  • Jumat, 13 Februari 2015 - 19:47:16 WIB

    Guru SMKN 2 Padang Belum Terima Buku Pegangan

    LANJUTKAN KURIKULUM 2013

    PADANG, HALUAN — Meskipun Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Padang tetap melanjutkan pelaksanaan kurikulum 2013 di semester ini, buku pegangan bagi guru masi.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]