Praperadilan Tersangka Pajak Bukittinggi Gugur


Kamis, 08 Oktober 2015 - 19:52:46 WIB

“Oleh karena berkas perkara penyidikan pihak pe­mohon dalam hal ini YH telah dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak Kejari Bukittinggi, ditambah lagi kasus ini sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Bu­kittinggi serta sudah mem­peroleh penetapan PN Bu­kittinggi dengan nomor : 103/Pen.Pid/2015/PN.Bkt tertanggal 05 Oktober 2015, sehingga telah memenuhi ketentuan pasal 82 ayat (1) huruf d Undang-undang No­mor 8 tahun 1981 tentang KUHAP, maka dengan ini memutuskan untuk me­no­lak permohonan yang di­sam­paikan oleh pihak pe­mohon,” sebut hakim tung­gal Irwan Munir dalam amar pu­tusannya, Kamis (8/10) di Pengadilan Negeri Padang.

*Sementara itu, kuasa hukum pemohon yakni Ali­mas Cs mengaku meng­hor­mati segala putusan hakim tunggal terhadap klienya.

Permohonan prapera­dilan ini diajukan oleh YH, salah seorang wajib pajak yang bergerak di bidang retail di kawasan Bukit­tinggi. YH diduga mela­kukan tindak pidana seba­gaimana diatur dalam pasal 39 ayat (1) huruf c dan d UU nomor 6 tahun 1983 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan seba­gai­mana diubah dengan Un­dang-undang nomor 16 ta­hun 2009 jo pasal 64 KU­HP yang isinya, barang siapa dengan sengaja tidak me­nyampaikan surat pem­beri­tahuan yang isinya tidak benar dan tidak lengkap diancam dengan hukuman penjara minimal 6 bulan  kurungan denda dua kali jumlah pajak yang terhutang, dan maksimal 6 tahun pen­jara dengan denda empat kali jumlah pajak yang terhutang.

Pada berita sebelumnya disebutkan, perbuatan pi­dana perpajakan ini dila­kukan pada tahun 2012, dan penyidik dari kantor pajak baru memeriksanya pada tahun 2013. Pada saat dite­mukan bukti permulaan, tersangka tidak melakukan pembayaran, sehingga dila­kukan proses penyidikan lebih lanjut. pihaknya akan terus mempidanakan wajib pajak yang tidak patuh mem­bayar pajak.

Usai persidangan, pihak DJP Sumbar – Jambi sendiri langsung menggelar jumpa pers dengan sejumlah media di Kantor Wilayah DJP Sumbar –Jambi di Jalan Khatib Sulaiman, Padang.  Plh Kepala Kanwil DJP Sumbar – Jambi, Nana Su­marna cukup apresiasi de­ngan putusan hakim tung­gal Irwan Munir yang memutus menolak permohonan yang disampaikan oleh pihak pemohon YH.

Plh Kakanwil DJP Sum­bar – Jambi, Nana Sumarna ini menyebutkan, tersangka YH sebenarnya bukan satu-satunya Wajib Pajak (WP) yang dibidik penyidik DJP Sumbar – Jambi. Namun masih banyak Wajib Pajak lainnya. “Masih ada be­be­rapa WP nakal lain yang tengah kita selidiki. Saat ini DJP Kanwil Sumbar juga telah mendeteksi lima wajib pajak asal Sumbar yang terindikasi melakukan tin­dakan pidana perpajakan. Namun saat ini kita tidak bisa menyebutkan siapa wajib pajak yang dimak­sudkan,” ungkap Nana Su­marna.

Kendati demikian, d­e­ngan kejadian ini, pihak DJP Sumbar – Jambi mengajak kepada seluruh masyarakat agar memenuhi kewajiban perpajakan dengan baik dan be­nar, karena DJP dapat me­lakukan penyidikan atas per­buatan yang dengan se­nga­ja melakukan pelang­garan atas kewajiban perpa­jakan. Nana juga berharap prog­ram tahun pembinaan wajib pajak di tahun 2015 ini bisa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pajak, sehingga setiap wajib pajak dapat memanfaatkan prog­ram ini.

Sebelumnya, Kanwil DJP Sumatera Barat dan Jambi telah melakukan pe­nyidikan tindak pidana di bidang perpajakan terhadap seorang wajib pajak di wila­yah kerjanya. Penyidikan yang dilakukan telah sampai pada tahap penyerahan ber­kas ke Kejari Bukittinggi pada hari Selasa (29/9) hing­ga dilakukan penahanan terhadap YH.

YH dituding tidak men­daftarkan diri untuk diku­kuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak, padahal omset telah memenuhi ketentuan sebagai Pengusaha Kena Pajak. Selain itu, Wajib Pajak juga tidak melakukan pem­bukuan atau pencatatan dari kegiatan usahanya, tidak menyampaikan SPT Tahu­nan Orang Pribadi Tahun Pajak 2011 dan 2013 serta menyampaikan Surat Pem­beritahuan yang isinya tidak benar atau tidak lengkap Tahun Pajak 2012. (h/hel)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 11 Oktober 2016 - 02:30:25 WIB
    DIGUGAT TERSANGKA SENDIRI

    Polsek Padang Timur Menang Praperadilan

    PADANG, HALUAN — Pe­laku jambret, Agges Winda Jordan (18) warga Jalan Peru­mahan Perumdam Nomor 5/A Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Ta­ngah kalah dalam si­dang prape­radilan yang dilayangkannya kepada Pol.
  • Senin, 19 September 2016 - 03:54:56 WIB

    Kuasa Hukum Tommy S Bhail: Irman Jajaki Kemungkinan Praperadilankan KPK

    Kuasa Hukum Tommy S Bhail: Irman Jajaki Kemungkinan Praperadilankan KPK PADANG, HALUAN – Penangkapan Ketua DPD RI Irman Gusman oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (17/9) dinihari lalu, mengagetkan rakyat republik ini, apalagi bagi masyarakat Sumbar. .
  • Rabu, 08 Juni 2016 - 03:23:04 WIB

    Hakim Menangkan Polisi di Gugatan Praperadilan

    PADANG, HALUAN — Tersangka pen­cabulan terhadap dua orang bocah berinisial I (5,5) dan N (6), R (46) warga Gang Bandes RT 02 RW 04 Kelurahan Rawang Barat, Kecamatan Padang Selatan kalah dalam sidang praperadilan yang dilay.
  • Rabu, 01 Juni 2016 - 04:39:22 WIB
    Penetapan Tersangka Dianggap Tidak Sah

    Kapolsek Lima Kaum Dipraperadilankan

    PADANG, HALUAN — Setelah men­yam­pai­kan kekecawaannya, Kuasa Hukum Yusninar (42), pedagang buah mengajukan praperadilan terjadap Kapolsek Lima Kaum, Tanah Datar Iptu Abdul Kadir, terkait dugaan penipuan dan penggelapan..
  • Kamis, 12 November 2015 - 19:33:44 WIB

    Gugatan Praperadilan Yusuf Lubis Ditolak Hakim

    PADANG, HALUAN — Ha­kim tunggal Mahyudin akhir­nya menolak gugatan pra­peradilan atas nama pe­mohon Yusuf Lubis terkait pemberhentian kasus (SP3) yang dilakukan oleh ter­mohon Reserse Kriminal Umum .


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]