Sudahkah Bermanfaat Besar Buat Sumbar?


Jumat, 09 Oktober 2015 - 17:11:10 WIB
Sudahkah Bermanfaat Besar Buat Sumbar?

Lain lagi kata seorang rekan pewarta, menurutnya, adalah kesalahan besar saat TdS digelar tanpa partisipasi optimal daerah pe­nye­leng­garanya (Sumbar, red). “ Jelas penyelenggaraan tahun ini adalah sebuah keke­cewaan bagi masyarakat Sum­bar dari berbagai la­pisan,” katanya.

Baca Juga : Politik dan Etika Berkelindan dalam Pengisian Jabatan Wawako Padang

Menanggapi berbagai komentar miring yang me­ngi­ringi penyelenggaraan TdS, Pemerhati Dunia Pari­wisata Sumbar Ian Hanafiah kepada Haluan menjelaskan bahwa dampak positif pe­nye­lenggaraan TdS tidak akan pernah dirasakan saat iven itu digelar, akan tetapi bisa dirasakan di luar waktu itu.

“TdS itu sengaja didisain dengan etape-etape yang mengeksplorasi keindahan alam Sumbar. Ibaratnya, TdS itu adalah iklan pro­mosi pariwisata, etalase pariwisata Sumbar yang me­mamerkan berbagai kee­lo­kan alam Sumbar,” kata Ian.

Baca Juga : Jangan Terlalu Bersedih Jika Kamu Dihinakan

Jadi, lanjut Ian, jangan berharap keuntungan bidang pariwisata akan dapat diraih saat penyelenggaraan TdS. Karena, saat iven itu digelar, tidak akan ada wisatawan yang sengaja datang ke Sum­bar untuk melihat per­tun­jukan tersebut. Kecuali jika wisatawan tersebut adalah penggemar olahraga sepeda.

Namun, katanya lagi, kesan kegagalan TdS mem­berikan dampak positif bagi ma­syarakat lebih di­k­ar­e­nakan semangat perbaikan destinasi wisata yang hilang setelah TdS usai, baik dari pemerintah maupun dari masyarakat itu sendiri.

Baca Juga : Mengapa Isu Presiden 3 Periode Kembali Berhembus?

“Fokus membenahi pari­wisata di beberapa Ka­bu­paten/Kota terhenti saat TdS telah selesai, padahal TdS itu hanya iklan pariwisata. Un­tuk perhatian ke TdS-nya kita patut apresiasi peme­rintah, tapi perhatian pada destinasi wisata setelah TdS berlangsung masih minim,” lanjut Ian.

Ia mencontohkan, saat orang luar negeri melihat iven TdS di negara mereka melalui televisi, maka yang diharapkan adalah ket­er­tarikan mereka kepada ke­indahan alam yang ter­gam­bar di sisi kanan dan kiri lintasan TdS.

Baca Juga : Perang Inovasi dalam Era Disrupsi

Dari ketertarikan ter­sebut terpancinglah mereka un­tuk berkunjung ke Sum­bar. Namun jika fasilitas yang menyambut di destinasi wisata Sumbar tidak me­madai, wisatawan akan ke­cewa karena tidak sesuai dengan ekspektasi yang ia bayangkan saat melihat di televisi.

“Oleh karena itu, saya berharap agar pemerintah menggiati pengembangan wisatanya, contoh kecil ada­lah Pesisir Selatan yang mu­lai mengeliat pariwisatanya. Diharapkan perkembangan Mandeh dapat membuat cemburu daerah lain, cem­buru dalam artian yang po­sitif,” lanjut Ian lagi.

Selain fasilitas umum di lokasi destinasi wisata yang men­jadi tanggung jawab pe­merintah, Ian juga berharap agar masyarakat memahami pentingnya menjadi tuan ramah yang bersahabat bagi wisatawan. Jangan hanya melihat dampak TdS saat TdS itu berlangsung. Tapi, coba lihat sebelum dan sesudah iven itu dilak­sana­kan selama tujuh tahun be­la­kangan.

“Atitude, pola pikir, si­kap, bahasa dan sifat ma­sya­rakat harus terus menerus di­benahi. Tanamkan di benak bahwa pariwisata bukan bertujuan merugikan, tapi menguntungkan. Jika ada yang takut budaya lokal tergerus karena datangnya wisatawan mancanegara, itu salah kaprah. Yang betul, hal itu menjadi peluang bagi kita untuk mempromosikan bu­daya kita pada dunia luar,” tutup Ian.

TdS Berkontribusi Positif Bagi Pessel

Event Tour de Singkarak (TdS) yang di gelar selama ini cukup memberikan kon­tribusi positif terhadap  pertumbuhan pere­ko­no­mian masyarakat di Pessel, bahkan terjadi lonjakan kunjungan wisatawan secara signifikan karena  Pessel memiliki potensi wisata  yang unik dan menarik  serta mempesona.

Kepala Dinas Parawisata dan ekonomi kreatif Pemda Pessel H Gunawan me­nga­kui, daerah Pessel sudah men­jadi tujuan wisata bagi ma­sya­rakat,  terbukti terj­a­di­nya peningkatan kun­ju­ngan wisata  yang ber­dam­pak  terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

Kemudian juga mem­berikan kontribusi positif terhadap Pendapatan Asli Daerah ( PAD) Pessel men­capai sekitar Rp1,5 Milyar per-­tahun dengan kun­ju­ngan wisatawan  men­capai ra­tusan ribu orang yang datang dari berbagai daerah.

Yang mem­bang­gakan, dampak  dari  event TdS ter­sebut, pertumbuhan  eko­­­­nomi masyarakat terus semakin membaik dari ber­bagai usaha masyarakat an­tara lain, jasa transportasi angkutan wisata kapal laut da­ri pulau Batu Kureta pan­tai Carocok Painan menuju pulau Cingkuak, bangunan hotel dan penginapan  terus semakin bertambah, ber­kembangnya usaha home industri  serta memberikan peluang lapangan kerja bagi masyarakat yang bergerak dalam bidang jasa dan per­dagangan.

Pemda Pessel  dan ma­syarakat  siap menjadi tuan rumah pada pelaksanaan TdS  berikutnya  yang di agenda pemerintah provinsi Sumbar, melalui olahraga balap sepeda internasional ini, setidaknya  Pessel akan semakin dikenal oleh  ber­bagai kalangan masyarakat daerah maupun luar negeri

Upaya untuk mengenjot kunjungan wisata ke Pesisir Selatan, setiap tahunnya juga digelar lomba memancing tingkat nasional, renang antar pulau,  para layang  tingkat internasional, maka tak heran daerah yang me­miliki banyak pulau dan pantai yang indah serta alam bahari yang memukau, hal ini salah satu  faktor yang membuat tingginya animo masyarakat berkunjung ke Pessel

Plh bupati Pessel Eri­zon mengatakan,Pemda Pes­­sel terus melakukan ber­bagai pembenahan  pem­ba­ngunan fisik maupun pem­bangunan non fisik,trutama yang menyangkut pem­ba­ngu­nan  parawisata seperti, pembenahan insfrasruktur jembatan dan jalan dan lain­nya, sedangkan pem­ba­ngu­nan non fisik juga  dila­kukan peningkatkan Sum­ber Daya Manusia ( SDM) masyarakat yang berkhu­wa­li­tas dengan budaya wisata. Dengan adanya  olahraga balap sepeda ini juga mam­pu meningkatkan animo masyarakat  berolahraga se­pe­da, kemudian juga me­motivasi atlit lokal untuk dipersiapkan  sebagai pe­ser­ta TdS pada balap sepeda internasional, kemudian  mampu menelurkan bibit atlit andalan yang dapat menjadi kebangga daerah Pesisir Selatan. (*)

 

Laporan:
ISHAQ/LENI/M. JHONI/LENI/RINA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]