Pasaman Targetkan 71 Ribu Hektare Hutan Nagari


Jumat, 09 Oktober 2015 - 18:53:48 WIB

Yozarwardi menam­bah­kan, keberadaan hutan na­gari dan hutan kema­sya­rakatan dapat membantu masyarakat yang telah ter­lanjur mengelola hutan lin­dung. Untuk kasus seperti ini, maka kelompok dapat mengusulkan lokasi tersebut menjadi calon lokasi hutan nagari/ kemasyarakatan.

“Untuk mendukung prog­­ram hutan ke­ma­syarakatan dan hutan na­gari, pihak Dinas Kehu­tanan Kabupaten Pasaman telah melakukan workshop pe­nge­lolaan hutan berbasis kemasyarakatan,” katanya.

Dari 71 ribu hektare target, terdapat 2.500 hek­tare yang telah diserahkan kepada masyarakat. Ke de­pan­nya, selain hutan kema­syarakatan, juga akan hadir hutan nagari di Pasaman. “Kini sudah 5.000 hektare diusulkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Ke­hu­tanan untuk pem­ben­tu­kan hutan nagari dan hutan kemasyarakatan,” ujar Yozar­wardi.

Dari sejumlah program peningkatan kesejahteraan yang dipadukan dengan prog­ram hutan ke­ma­sya­rakatan yang sudah berjalan, diantaranya kegia­tan bu­didaya jamur, anggrek, madu lebah dan lainnya. Tidak hanya itu, dengan adanya hutan ke­masyarakatan, diharapkan akan mendorong timbulnya partisipasi dan inovasi dari kelompok untuk me­man­faatkan hutan.

“Hutan kemasyarakatan ini sangat menggembirakan, karena masyarakat sekitar punya hak kelola. Mereka bisa memanfaatkan kesejah­teraan setempat,” urainya.

Hutan masyarakat juga dapat mencegah perbuatan merusak hutan, karena orang-orang yang hendak memaling hasil hutan secara ilegal dicegal oleh mas­ya­rakat setempat.

Dukungan dari ke­men­terian dan stake hol­der, maka dapat menjawab terbatasnya lahan pertanian di Pasaman. Yozarwardi menyampaikan komitmen Pemkab Pasa­man dalam kehutanan ma­syarakat. Berupa mem­beri­kan informasi dan me­m­percepat proses peng­ajuan hutan nagari dan hutan ke­masyarakatan.

Kementerian Ling­ku­ngan Hidup dan Ke­hutanan melalui Direktur Per­hu­tanan mengakui Kabu­paten Pasaman menjadi kabupaten terkemuka dalam pe­nge­lolaan hutan. Atas dasar itu pula, reward yang dite­rima Kadishut Pasaman, untuk mengikuti pelatihan ke Thai­­land September lalu.

“Kita harapkan ma­syarakat yang sudah ter­lanjur memasuki kawasan hutan dan menggantungkan hidup pada hutan, maka silahkan saja me­nga­ju­kan­nya ke Dishut yang dike­tahui walinagari dan camat,” pungkasnya. (h/col)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]