Penumpang Travel ke Pekanbaru Meningkat


Ahad, 11 Oktober 2015 - 18:32:17 WIB

 

“Pe­ningkatan jumlah pe­num­pang travel Padang-Pekan­baru didominasi war­­ga yang transit di P­adang, karena pesawat menuju Pe­kanbaru harus mendarat di Bandara Inter­nasional Mi­nangkabau (BIM),” kata agen Mitra Travel rute Pa­dang-Pe­kan­baru, Edi Neka (65) akhir pekan kemarin.

Ia mengatakan sebelum kabut asap, travel tujuan Pekanbaru tidak pernah penuh penumpang, namun hingga 9 Oktober 2015 ter­jadi lonjakan penumpang hingga 80 persen.

“Sejak peristiwa kabut asap ini, travel yang be­rangkat tiga kali sehari yaitu pada pukul 10.00 WIB, 14.00 WIB dan 20.00 WIB selalu penuh penumpang, malah kami merasa keku­rangan mobil,” kata dia.

Ia mengatakan tidak ja­rang penumpang yang mem­booking travel pada tengah malam dengan menjemput langsung ke BIM menuju Pekanbaru.

Untuk ongkos, para agen travel tidak menaikkan tarif dan penumpang tetap mem­bayar Rp160.000 untuk ke­las executive kapasitas lima penumpang dan Rp130.000 untuk kelas ekonomi ka­pasitas tujuh orang.

Selain itu agen travel Padang-Pekanbaru lainnya Mel (45) mengatakan keun­tungan juga diperoleh oleh calo-calo travel di BIM.

“Untuk travel tidak res­mi sebenarnya juga mem­peroleh keuntungan yang lebih besar, mereka malah memungut biaya dua hingga tiga kali lipat dari biaya standar,” kata dia.

Sementara Yarudin (63) pemilik travel Intan Pasir dengan tujuan yang sama merasa kesulitan saat me­nempuh jalur Padang-Pe­kan­baru.

“Jumlah pe­num­pang me­mang mengalami pe­ning­katan 30 hingga 50 persen, namun untuk waktu tempuh lebih lama dari biasanya,” kata dia.

Sebelum kabut asap, tra­vel dapat menempuh Pa­dang-Pekanbaru selama tu­juh sampai delapan jam, namun karena jarak pandang yang semakin pendek di­tempuh hingga 10 jam.

“Saat mulai memasuki wilayah Pekanbaru, sopir kami harus mengurangi ke­ce­patan bah­kan meng­hi­dupkan lampu ken­da­raan sepanjang hari,” katanya.

Namun peningkatan jum­lah penumpang ini tidak berlaku untuk rute Pekan­baru-Padang karena penum­pangnya sedikit. “Jumlah penumpang saat kembali ke Padang sangat berbeda dan tidak mengalami pening­katan sama sekali,” kata pemilik travel lainnya, Yu­stina (58).

Sementara penumpang tujuan Pekanbaru, As’ad mengatakan menggunakan jasa travel resmi menuju daerah tersebut adalah salah satu alternatif karena tidak ada pesawat yang dapat men­darat di sana. (h/mg-dil)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]