Selesai di FHO, Pasangan Batunya Ada yang Retak


Ahad, 11 Oktober 2015 - 18:34:08 WIB

Pasalnya, selain luas em­bung yang dibangun tidak memadai, pasangan batunya sudah ada yang mengalami keretakan. Kedalaman em­bungpun tidak memadai, dipinggiran tebing embung sebelah atasnya tanpa digali sama sekali, sehingga keli­hatan gundukan tanahnya.

“Proyek pembangunan embung ini tak sesuai de­ngan harapan masyarakat, sebelumnya saya meng­usul­kan pasangan batunya agak kedepan beberapa meter, supaya embung sedikit lebih luas. Sedangkan dinding pasangan batunya diting­gikan dari yang sekarang, “kata An, pemilik lahan pada lokasi pembangunan embung itu, yang dihubungi, Sabtu (9/10) di lokasi pro­yek.

Selain kedalaman em­bung yang dianggap kurang memadai, karena diduga penggalian embung diduga tak rampung. Dampaknya, air yang tergenang pada embung tak bisa diharapkan untuk mengairi sawah tadah hujan yang ada dibawahnya. Sementara itu pelepas air embung dari pipa paralon ternyata juga dengan ukuran kecil, ulas An lagi.

Kepala Jorong Parit da­lam, Nagari Limbanang, Jon yang dihubungi secara terpi­sah membenarkan, adanya pembangunan embung di jorongnya. Terlepas dari sesuai tak sesuai dengan harapan masyarakat, namun yang jelas kalau ada ke­rusakan pada pasangan batu, perlu perbaikan segera supa­ya embung mampu bertahan lama, ujarnya.

Pantauan Haluan ke lo­kasi proyek pembangunan embung tersebut, melihat keberadaan embung tak lebih seperti kolam ikan. Dipintu airnya dipasang papan penyangga peng­ham­bat air yang akan mengalir ke pintu air tersebut, se­dangkan pasangan batu se­belah bawahnya tampak mengalami keretakan, tapi anehnya pekerjan sudah di FHO.

Kepala Dinas PU Lima­puluh Kota, Edwar yang hendak dikonfirmasi sekai­tan dengan pembangunan embung tersebut, belum bisa dihubungi. Namun Ka­bid PSDA, Firmansyah yang dihubungi lewat telepon genggamnya kemarin, me­nyatakan, pekerjaan pem­bangunan embung di Parit Dalam, rampung dikerjakan. Bahkan sudah sesuai dengan perencanaan.

“Embung itu berfungsi hanya sebagai cadangan air dimusim kemarau, diha­rap­kan serapan air dari embung itu untuk sawah yang berada dibawahnya. Dia­kui­nya, pro­yek tersebut sudah di FHO, sedangkan dana untuk proyek pemba­ngunan em­bung itu, sebesar Rp 90 juta. Untuk pera­watannya masih dalam tang­gung jawab kon­traktor yang mengerja­kan,” sebutnya. (h/zkf)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]