Kuasa Hukum YH Cari Bukti Baru


Senin, 12 Oktober 2015 - 18:47:21 WIB

Menurut Yuner, untuk ke Komnas HAM pihaknya akan berkoordinasi apakah layak atau tidaknya kliennya YH ditahan. Untuk ke Sesneg, pihaknya akan berkoordinasi tentang kewe­nangan dan hak kantor pajak, sementara ke Polri akan mem­bahas tentang tindakan dan pro­sedur hukum. Sedangkan ke Dirjen Pajak, pihaknya akan melaporkan kasus tersebut, serta mempertanyakan hak dan ke­wajiban wajib pajak.

Jika dalam koordinasi nan­tinya ditemukan adanya penyim­pangan yang dilakukan oleh pihak kantor pajak, maka tim kuasa hukum YH ini akan melanjutkan pencarian bukti baru, untuk mela­por balik Kanwil DJP Sumbar dan Jambi.

Menurut Yuner, sekitar dua minggu setelah YH ditetapkan tersangka, pihaknya telah me­nyurati Kanwil DJP Sumbar dan Jambi, yang isinya memper­tanyakan berapa nilai pajak yang harus dibayar YH. Namun pihak Kanwil menurutnya tidak bisa menjawab, dengan alasan masih dalam hitungan.

“Katanya sedang dihitung, kok telah jadi tersangka, ditahan lagi. Pajak inikan gunanya untuk menambah penghasilan negara, bukan membinasakan pengusaha. Selama ini YH sama sekali tidak dibina oleh orang pajak, tau-taunya langsung dinyatakan seba­gai tersangka,” tutur Yuner.

Yuner juga mempertanyakan apakah yang dilakukan penyidik pajak telah sesuai prosedur yang baik dan benar, serta apakah hak wajib pajak telah dipenuhi, seperti hak untuk didampingi dan dibina.

“Kalau prosedur itu tidak terpenuhi, kami akan gugat. Ini pencemaran nama baik, ”  tegas Yuner.

Yuner menduga, ada pelang­garan yang dilakukan penyidik kantor pajak dalam menangani kasus ini, seperti kesalahan meng­hitung angka, rekayasa alat bukti dan data, serta kekeliruan dalam pasal yang disangkakan.

“Kalau angka Rp1, 3 miliar,  selama tiga tahun, itu bisa jadi. Tapi kalau disebut merugikan negara Rp13 miliar, itu mustahil. Jika pajaknya Rp13 miliar, hitu­ngan kami, penghasilan YH mencapai Rp1,7 triliun. Tidak ada pengusaha di Sumbar yang penghasilannya bisa sebesar itu. Bahkan YH pernah bangkrut pada tahun 2012 lalu. Bangunan YH itu kan milik bank, isinya sekedar titip jual, kok bisa hasil­nya miliaran,” ujar Yuner heran.

Sementara itu, Plh Kanwil DJP Sumbar Jambi Nana Sumar­na menegaskan, dalam kasus ini penyidik dari Kantor Pajak telah melakukan penyidikan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

Namun ketika diminta ko­men­tarnya terkait rencana tim kuasa YH yang akan menggugat balik, Nana Sumarna belum ber­sedia menjawabnya.  (h/wan)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 16 Juni 2020 - 18:24:16 WIB

    Soal Perlakuan Rita Sumarni, Kuasa Hukum Amnasmen: Sekda Tidak Perlu Minta Maaf

    Soal Perlakuan Rita Sumarni, Kuasa Hukum Amnasmen: Sekda Tidak Perlu Minta Maaf HARIANHALUAN.COM - Melalui kuasa hukumnya, Amnasmen terima permohonan maaf Oknum Satgas Posko Covid-19 Lubuk Paraku, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang Sumatera Barat..
  • Selasa, 30 Januari 2018 - 18:04:22 WIB

    Napi Narkoba “Kuasai” Lapas

    Napi Narkoba “Kuasai” Lapas Peredaran narkoba di Sumbar sudah masuk kategori yang sangat mengkhawatirkan. Dari data Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumbar, dari 5.000 narapidana, 40 persennya merupakan napi .
  • Selasa, 26 April 2016 - 14:48:02 WIB
    Terbaik Tingkat Nasional

    Wahyu Kuasai Delapan Jenis Alat Musik

    Wahyu Kuasai Delapan Jenis Alat Musik LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Raut kegem­biraan terpancar di wajah Wahyu Ferdian (12), saat namanya dipanggil oleh pro­to­koler humas untuk berdiri di depan barisan ribuan ASN peserta apel akbar, usai pe­ringatan hari Otonom.
  • Kamis, 21 April 2016 - 10:56:16 WIB

    50 Kali Juara, SMAN 1 Harau Kuasai Seluruh Lomba

    50 Kali Juara, SMAN 1 Harau Kuasai Seluruh Lomba LIMAPULUH KOTA, HA­LUAN — Semenjak dua tahun terakhir ini, Sekolah Me­ne­ngah Atas Negeri (SMAN) 1 Harau menoreh pretasi yang sangat gemilang. Buktinya saja, hampir seluruh perlombaan yang digelar di Kabupaten Limapuluh .
  • Sabtu, 23 Januari 2016 - 04:33:22 WIB
    Kendala Serius Kota Sawahlunto

    Banyak Lahan Dikuasai BUMN

    SAWAHLUNTO, HALUAN – Hampir 90 persen lahan dikota Sawahlunto dikuasai oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT Bukit Asam (PTBA) Ombilin dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]