Pemerintah Diminta Kurangi Target Pajak


Rabu, 14 Oktober 2015 - 19:25:55 WIB

Ia mengatakan, peme­rintah dalam mencapai tar­get penerimaan negara hen­daknya mampu mengop­timalkan target penerimaan negara dari berbagai sektor perekonomian lainnya, sela­in pajak.

Dengan demikian, kata­nya menambahkan, dunia usaha tetap dapat mela­kukan kegiatan produksinya secara maksimal, mampu bersaing dengan serbuan produk yang datang dari negara lain.

Sebab, sebutnya, pengu­saha saat ini tak hanya me­nanggung beban pajak, juga membengkaknya biaya pro­duksi akibat keterpurukan perekonomian dunia yang telah berdampak pada pere­konomian nasional.

“Pengurangan target pe­ne­rimaan pajak negara itu tentunya sejalan dengan sejumlah kebijakan ekono­mi yang dikeluarkan peme­rintah, utamanya untuk ke­giatan investasi,” ujarnya.

Sementara Pengamat Ekonomi Universitas Ne­geri Padang (UNP) Syamsul Amar mengungkapkan tarif pajak di Indonesia saat ini masih tercatat paling tinggi di kawasan Asia Tenggara (Asean).

“Sedangkan negara de­ngan tarif pajak nomor dua tertinggi dari 10 negara-negara yang ada di kawasan Asean adalah Tjailand,” ungkapnya.

Ia mengatakan, tarif pajak yang besar membuat produk yang dihasilkan industri dalam negeri relatif lebih mahal dibandingkan negara lainnya.

Akibatnya, katanya, daya saing produk menjadi le­­bih rendah dan tidak mampu bersaing secara se­ca­ra sehat di pasar, baik domestik, maupun inter­na­sional. Apalagi, katanya, Indo­nesia bersama 10 ne­ga­ra di Asean memasuki babak baru sistem pe­re­ko­no­mian global, yakni Asean Free Trade Area (AFTA) atau perdagangan bebas awal 2016 men­da­tang.

“Tak hanya besaran tarif pajak yang tinggi, tapi bunga kredit perbankan di negara kita pun terpantau lebih besar dari negara lain. Ini juga sangat berpengaruh terhadap saya saing,” ujar­nya. (h/ans)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]