Pawai Obor Meriahkan Tahun Baru Islam di Bukittinggi


Kamis, 15 Oktober 2015 - 19:28:17 WIB

Ketika tiba di pelataran Jam Gadang, peserta yang duduk melantai diberi pen­cerahan oleh sejumlah ula­ma tentang makna tahun baru Hijriyah.

Tak hanya itu, kegiatan juga dilanjutkan dengan dzikir bersama, agar bangsa Indonesia bisa lebih baik ke depannya, serta selalu men­dapat ampunan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Kegiatan yang meli­bat­kan berbagai kelompok mas­yarakat ini baru pertama kali dilakukan di Kota Bu­kit­tinggi, karena sebelum­nya pemerintah hanya meli­batkan anak sekolah.

“Mudah-mudahan ke­giatan ini bisa berjalan tiap tahunnya. Bersama ini kami juga ingin mengajak ber­bagai komunitas dan dari dewan kesenian, untuk ikut bersama dalam setiap ke­giatan pawai, terutama menyambut Idul Fitri dan Idul Adha,” harap Ketua Persatuan Hari Besar Islam (PHBI) Kota Bukittinggi, Khamidir.

Dalam kegiatan terse­but, puluhan siswa  juga tampak terisak saat dilak­sanakannya muhasabah di pelataran jam Gadang, yang dipandu oleh pemuka aga­ma. Tak hanya peserta wa­nita yang menangis, tapi beberapa peserta laki-laki juga tampak mengeluarkan air mata. Suasana haru ini berlangsung selama be­be­rapa menit.

Dalam terminologi sya­ri, muhasabah dapat di­artikan sebuah upaya eva­luasi diri terhadap kebaikan dan keburukan dalam se­mua aspek, baik bersifat vertikal hubungan manusia dengan sang pencipta, mau­pun secara horisontal, yaitu hubungan manusia dengan sesama manusia lainnya dalam kehidupan sosial.

Menurut Didi Yerza sela­ku Ketua Pelaksana Kegiatan, peringatan Tahun Baru Islam di kawasan Jam Gadang ini merupakan pon­dasi awal yang dilakukan, agar tahun depan kegiatan ini bisa dilaksanakan lebih besar lagi, dan tentunya juga diharapkan lebih meriah.

Ia menilai, makna Tahun Baru Islam ini harus diha­yati sepanjang hayat, dan tidak hilang ketika tanggal 1 Muharam berlalu.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bu­kittinggi, Zainuddin Tan­jung menambahkan, sela­ma ini kawasan Jam Gadang membludak setiap pera­yaan Tahun Baru Masehi. Namun disaat perayaan Ta­hun Baru Hijriah, Jam Ga­dang malah sepi.

“Ini yang harus kita bang­kitkan, bagaimana ke­me­riahan disaat Tahun Baru Hijriah sama dengan Tahun Baru Masehi,” harap Zai­nuddin. (h/wan)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]