Warga Swedia Dideportasi dari Pessel


Kamis, 15 Oktober 2015 - 19:57:46 WIB

“Setelah kami menjemput yang bersangkutan di Mapolres Pessel, kami lakukan peme­riksaan terhadap dokumen-doku­men yang dibawa oleh yang ber­sangkutan, serta menggali infor­masi langsung secara lisan dari yang bersangkutan. Kesim­pulan­nya, WNA yang dulunya adalah Warga Negara Indonesia (WNI) ini kami deportasi karena ter­bukti melakukan pelanggaran keimigrasian. Yang bersangkutan akan terbang dari BIM menuju Soeta untuk pulang ke Swedia,” jelas Isman di ruang kerjanya, Kamis (15/10).

Dari hasil pemeriksaan, lan­jut­nya, Tom Ilyas terbukti mela­kukan pelanggaran, dilihat dari visa yang dikantonginya yang merupakan visa untuk melan­cong. Namun, di Pessel aktifitas­nya sangat mencurigakan dan membuat resah warga setempat.

“Dari keterangan warga ke­pada kepolisian, Tom Ilyas ber­sama rombongannya yang meru­pakan WNI, melakukan pengam­bilan gambar dan video dengan peralatan kamera lengkap. Se­perti proses syuting sebuah film. Saat kami melakukan peme­riksaan secara langsung, yang ber­sang­kutan me­ngaku hanya mengambil gambar dan video untuk keperluan pribadi dan keluarga. Meskipun demikian, warga setempat sudah dibuat resah, sehingga deportasi adalah jalan satu-satunya,” tam­bahnya lagi.

Sebelumnya pada Minggu (11/10) lalu, sekitar pukul 17.45 WIB, delapan personil tim intel Polresta Pesisir Selatan, didam­pingi Kasat Intel AKP Suhendra menga­man­kan Tom Ilyas bersa­ma empat anggota rombongan­nya karena nyaris bentrok dengan 30-an warga Bukik Pulai yang dipimpin kepala kampung ber­nama Uyun.

Sebelum kejadian tersebut, Tom Ilyas Cs sudah beberapa hari berada di kawasan tersebut untuk melakukan pengambilan gambar dan video dengan pera­latan syuting lengkap. Dari pe­nga­kuan warga kepada pihak kepolisian, Tom Ilyas Cs disi­nyalir tengah melakukan pem­buatan film dokumenter berte­ma­kan korban pemberontakan komunis pada tahun 1965.

Mendapat informasi tersebut, aparat TNI setempat meminta agar proses pembuatan film tersebut dihentikan, sementara Tom Ilyas Cs diminta mening­galkan lokasi pembuatan film pada Minggu 11 Oktober terse­but. Kepada para warga setempat juga diminta berhati-hati agar Tom Ilyas Cs tidak kembali lagi ke lokasi tersebut.

Pada pukul 16.00 WIB, Tom Ilyas diusir dari lokasi oleh 30-an warga. Ia pun meninggalkan lokasi pada pukul 17.00 dengan tujuan Surantiah untuk me­ngantar salah satu narasumber penggarapan filmnya yang tinggal di daerah tersebut.

Namun, pada pukul 17.45, Tom Ilyas beserta rombongannya kembali ke Kampuang Pulai menggunakan satu unit mobil merek Avanza bernomor polisi BA 1141 HN. Kedatangannya kembali ke Kampuang Pulai lantas memantik amarah warga, hingga terjadi ketegangan antara rombongan Tom Ilyas dengan warga yang mencegatnya.

Mendapat informasi tersebut, delapan personil intel Polresta Pesisir Selatan langsung melun­cur ke lokasi untuk mengaman­kan Tom Ilyas Cs, kemudian diserahkan ke petugas keimi­grasian. (h/mg-isq)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]