Masyarakat Minta Tong Sampah Diperbanyak


Jumat, 16 Oktober 2015 - 19:47:32 WIB

Namun, masyarakat ti­dak satu suara dalam me­ngelola sampah. Sebagian pedagang masih me­ning­galkan sam­pahnya selesai berdagang, ibu rumah tang­ga masih me­letakkan sam­pahnya di sembarang tem­pat.

Pantauan Haluan pada Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar kawasan Sawahan, terlihat sampah berserakan saja. Menurut pengakuan Lusi, PKL yang berdagang di trotoar, dia selalu mem­buang sampah setelah ber­dagang ke tempat pem­bua­ngan sementara (TPS). Te­tapi, kekurangan bak sam­pah membuat dia menum­puk sampah berhari-hari sebelum dibuang.

“Kalau mau Kota Pa­dang bersih sediakan tong sampah secukupnya. Kon­disi sekarang, lihatlah, sam­pah sudah melimpah-lim­pah dari tong,” kata Lusi.

Selain Lusi, pedagang Pasar Raya Padang yang menghasilkan sampah cu­kup banyak setiap hari juga tidak paham dengan aturan membuang sampah.

Bustam, PKL di kios penampungan, juga ikut menumpuk sampah ber­hari-hari dengan alasan TPS jauh dari lokasi dia berdagang. Pedagang sem­bako ini meminta Pemko menyediakan petugas ke­bersihan untuk mengelola sampah.

“Di tempat kami ber­dagang tidak ada disediakan petugas kebersihan. Se­ha­rusnya melihat kontribusi pedagang ke Pemko, ha­rusnya disediakan petugas sampah, paling tidak satu orang,” harapnya.

Pemko Padang sudah menegaskan dengan Perda Nomor 21 tahun 2012 ten­tang pengelolaan sampah. Tetapi, masih saja terjadi perbedaan pemahaman da­lam mengelola sampah. Hal ini disebabkan tidak semua pihak disentuh untuk meng­e­lola sampah.

“Jika dinas yang me­ngelola sampah menyentuh hingga ke kelurahan, maka penerapan dari Perda sam­pah tidak akan sulit. Kami di kelurahan, setelah Perda ditetapkan tidak merasa diajak. Apalagi walikota melarang menerima sum­bangan kebersihan dari masyarakat. Jadi wajar tidak semua kelurahan bisa ber­sih,” urai Kasi Pem­berda­yaan Masyarakat di Kelu­rahan Rimbo Kaluang Wi­nan.

Ia meminta Pemko kem­bali melihat cara pe­ngelolaan sampah di masa pemerintaha terdahulu. Setiap kelurahan ada pe­tugas pemungut sampah yang bertanggung jawab.

“Di kelurahan kami ti­dak ada lagi petugas yang memungut sampah. Akhir­nya di depan rumah warga selalu ada tumpukan sam­pah setiap hari,” jelasnya.

Kepala Dinas Ke­ber­sihan Pertamanan Kota Pa­dang Afrizal Khaidir se­belumnya mengatakan, se­mua elemen sudah diajak untuk mengelola sampah.

“Walikota juga meminta pihak kelurahan dan keca­matan harus betul-betul menciptakan kerapian, kebersihan dan ketertiban,” urainya.(h/ows)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]