Kabut Asap Tak Pengaruhi Ekspor Sumbar


Ahad, 18 Oktober 2015 - 19:44:26 WIB

“Kita tidak ekspor ba­rang-barang muda seperti sa­­yu­ran, buah-buahan dan ba­­rang lain­nya. Jadi, tidak ada pengaruh asap sehingga eks­­por tetap jalan,” tandas­nya. Dilanjutkan Mudrika, mes­ki pun ada penurunan jum­lah barang ekpor na­mun bu­kan karena kabut asap. Hal ini lebih disebabkan ke­pa­da kondisi pasar yang saat ini sedang lesu.

“Untuk CPO memang ada penurunan karena stok di pasar Internasional yang banyak, sehingga permin­taan turun. Hal yang sama juga terjadi pada ekspor karet,” ungkap Mudrika.

Untuk kembali menaik­kan harga karet kata Mudri­ka, pemerintah saat ini te­ngah membuka peluang untuk pemanfaatan karet lokal dengan membuka pe­ru­sahaan ban di daerah. Melalui langkah ini di­ha­rap­kan akan dapat kem­bali melejitkan harga karet.

“Dinas Perkebunan ber­sama kita juga sering mela­kukan lelang di pusat-pusat penghasil karet. ini juga langkah untuk kembali mem­­buat harga karet nor­mal,” ujar Mudrika.

Setali tiga uang dengan Mudrika, Ketua Kamar Da­gang dan Industri (Kadin) Sumbar Asnawi Bahar dihu­bungi Haluan Minggu (18/10) sore di Padang menga­takan, tidak ada dampak kabut asap terhadap ekspor Sumbar. Bahkan ekspor Sumbar secara rata-rata nasional naik 5 persen per tiga bulan belakangan.

Hanya saja kata Asnawi yang masih menjadi per­tanyaan, ekspor meningkat namun harga bahan baku tetap jatuh di pasaran. “Ini perlu diselidiki tentunya. Karena secara logika ketika ekspor menaik tentu adanya peningkatan permintaan. Lalu kenapa harga masih jatuh,” ucap Asnawi Bahar.

Selama ini kata Asnawi te­kanan ekonomi global dan ke­naikan Dollar menajadi ala­san kenapa harga bahan ba­ku seperti karet dan CPO ja­tuh. “Buktinya saat ini ik­lim usaha sudah kembali ber­gairah, terutama dari sisi eks­por. Apakah karena ke­nai­­kan Dollar eksportir me­n­jadi semangat untuk me­­lakukan ekspor atau fak­tor lain. Yang jelas, kenapa har­ga bahan baku belum nor­mal,” tutupnya. (h/mg-isr)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 29 Oktober 2015 - 18:08:05 WIB

    PKS Peduli Bencana Kabut Asap

    LUNCURKAN #GENTAPKS

    PADANG, HALUAN — Bencana kabut asap yang melanda Sumbar, tak urung mengundang simpati dan kepedulian berbagai elemen masyarakat, termasuk partai politik. Sala.

  • Senin, 26 Oktober 2015 - 20:46:25 WIB

    Omset Turun Akibat Kabut Asap

    PEDAGANG MENGELUH

    PADANG, HALUAN — Akibat kabut asap yang semakin menyesakkan, beberapa pedagang di Pasar Raya mengeluhkan omsetnya turun karena daya beli lesu. Seperti yang disa.

  • Jumat, 23 Oktober 2015 - 19:17:21 WIB

    Warga Harap Listrik Tak Padam Selama Kabut Asap

    PADANG, HALUAN — Sejumlah warga Kota Padang meng­ha­rapkan agar PLN mengupayakan agar listrik di wilayah tersebut terus me­nyala dan tidak terjadi pemadaman bergilir selama keadaan berkabut asap.

    “Tidak habi.

  • Jumat, 23 Oktober 2015 - 19:15:46 WIB

    Kabut Asap Juga Pengaruhi Tingkat Hunian Hotel

    PADANG, HALUAN — Tingkat hunian kamar hotel di Kota Padang juga terpengaruh buruknya kondisi udara di kota ini akibat kabut asap. Sebagian pengelola hotel mengaku tingkat hunian kamar mereka turun, meski.

  • Jumat, 09 Oktober 2015 - 19:22:06 WIB

    Aktivis Lingkungan Kecam Penanganan Kabut Asap

    PADANG, HALUAN — Wal­­­­hi dan aktivis lingku­ngan Sumbar yang tergabung dalam Koalisi Gerakan Sum­­­bar Melawan, men­de­sak Presiden Jokowi untuk segera menyelesaikan masa­lah kabut asap di b.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]