Tantangan Pengurus Baru Lebih Besar


Ahad, 18 Oktober 2015 - 19:45:16 WIB

Sementara untuk DSW, H Dzul Adli Lc dipercaya sebagai ketua dengan sekre­taris Budiman S.Ag, MM. Dalam orasi politiknya, Irsyad Syafar menyebut kepengurusan edisi 2015-2020 ini langsung dihadap­kan pada pekerjaan rumah besar, yakni pelaksanaan pilkada serentak pada 9 Desember 2015.

Menurut suksesor Trin­da Farhan Satria, pada haja­tan besar ini, PKS me­miliki sejumlah jagoan yang nota­bene adalah kader me­reka langsung, di antaranya Ca­lon Gubernur Sumbar Ir­wan Prayitno, Calon Wa­kil Bupati Agam Trinda Farhan Calon Wakil Bupati Tanah Datar Sultani serta Calon Wakil Walikota Bu­kittinggi Marfendi.

“Kami pengurus yang baru, mengalami tantangan yang berat. Karena, capaian pengurus sebelumnya luar biasa. Periode sebelumnya berhasil menduduki posisi gubernur dan dua posisi walikota,” kata Pendiri Pon­dok Pesantren Ar-Risalah di Kota Padang itu

Alumnus Quwait Uni­versity dan Kairo University ini, pengurus baru PKS Sumbar bertekad terus me­ning­katkan capaian itu. Selain itu, ingin jadi salah satu provinsi terbaik yang diusung kader-kader PKS dalam berkhidmat (mela­yani) bangsa dan negara.

Sementara itu, Trianda Far­han Satria sebagai Ketua DPW sebelumnya menga­ta­kan, dengan terbentuknya ke­pengurusan yang baru di­harapkan ke depan PKS Sum­bar bisa lebih baik lagi.  Se­bagai partai dakwah PKS, se­­but diharapkan mam­pu mem­­­bawa kema­juan di­te­ngah-tengah ma­sya­rakat. Ser­­ta bisa me­ne­gakkan ke­a­di­lan dan mela­wan keza­li­man.

“Selain itu, dengan ter­ben­­tuknya pengurus baru, diharapkan kader-kader terbaik yang bisa mewakili partai sebagai kepala daerah juga bisa lebih banyak lagi,” ucap Trinda.

Tahun sekarang, lanjut­nya, ada empat kader PKS yang maju sebagai calon kepala daerah. Diharapkan jumlah tersebut bisa ber­tam­bah pada pilkada beri­kut­nya. Ketua Bidang DPP wilayah daerah Sumbagut Hermanto pada dialog to­koh di Muswil PKS menye­but Muswil ke-4 DPW PKS Sumbar adalah pelaksanaan Muswil terakhir DPW-DPW di lingkungan Wilda Sumbagut. Selain memilih kepemimpinan baru, juga dilakukan perumusan ke­bija­kan partai dan sikap politik, serta dimeriahkan dengan dialog tokoh.

Berkhidmat pada rakyat dimaknai pada pengokohan pelayanan melalui konso­lidasi struktur dan kader untuk memperluas ruang dakwah kultural. Muswil kembali juga menegaskan jati diri partai, yaitu sebagai partai bersih, peduli dan professional.

Hal yang spesifik dari Muswil ke-4 DPW PKS yaitu kebersamaan untuk me­nyon­song Pilkada seren­tak “Menyonsong pilkada terse­but, DPP PKS Wilda Sum­ba­gut mambackup DPW PKS Sumbar dalam meng­konsolidasi struktur, kader dan simpatisan untuk me­me­nangkan pasangan yang diusung oleh PKS Sum­bar,” tukas Hermanto.

Menurut Hermanto, pa­da Munas Partai Keadilan Se­jah­tera (PKS) September lalu ditetapkan pemekaran Wilda Sumatera menjadi Wilda Sumbagut dan Wilda Sumbagsel. Wilda Sum­bagut mencakup lima pro­vinsi, antara lain Nanggroe Aceh Darussalam, Sumbar, Su­mut, Riau dan Ke­pu­lauan Riau.  Munas sebagai helat nasional dijabarkan kem­bali pada tingkat pro­vinsi, yaitu Muswil, dan selan­jutnya tingkat Musda. (h/mg-len/mat)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]