Mahasiswa Sumbar Nilai Pemerintahan Jokowi-JK Gagal


Selasa, 20 Oktober 2015 - 20:38:45 WIB

Galan mengatakan lagi, bencana asap yang sudah berbulan-bulan dan menelan koban nyawa seolah sepele di mata pemerintah. Tak ada aksi nyata untuk mengen­tas­kan, kecuali hanya kebijakan yang lamban dan tak tun­tas.  “Kami mahasiswa sebagai perwakilan masya­ra­kat kecewa dengan pemerintahan Jokowi-JK,” ujar Galan.

Sementara itu, salah seorang orator lainnya, Fajri menyebut, setahun kepemimpinan Jokowi-JK In­donesia belum ada perubahan yang lebih baik. Bahkan, ada indikasi Indonesia terpuruk dari segala bidang.

Fajri menuturkan, dilihat dari sektor ekonomi, pengangguran semakin meningkat. Terjadi pemberhentian pekerja dari berbagai perusahaan.

Selain itu ada pelemahan hukum dan adanya upaya pe­lemahan terhadap kinerja KPK. Ini dinilai sebagai bentuk ke­gagalan Jokowi sehingga apa yang telah ada menjadi buruk.

“Menurut kami mahasiswa, Jokowi gagal. Semua lini tak ada perubahan lebih baik,” kata Fajri.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika kepemimpinan Jokowi terus berlanjut, maka Indonesia akan semakin terpuruk. Terutama dalam sektor ekonomi.

Sekaitan dengan ini, demo mahasiswa disambut Ketua DP­RD Sumbar, Hendra Irwan Ra­him dan Ketua Komisi I, Mar­lis. Empat orang perwakilan mahasiswa diajak ke ruang kerja Ketua DPRD untuk berdiskusi dan membicarakan persoalan dengan kepala dingin.

Namun, pertemuan Ketua DPRD Sumbar, Hendra, Ketua Komisi, Marlis, dan mahasiswa sempat panas. Penyebabnya, mahasiswa meminta untuk ma­suk ke ruang sidang utama tem­pat rapat paripurna sedang be­r­lang­­sung. Mereka ingin men­deklarasikan kegagalan pe­me­rin­tahan Jokowi-JK di ruang pari­purna dengan didengarkan semua anggota dewan.

Sayangnya, dalam aturan, rapat paripurna tak boleh di­masuki agenda selain rapat pari­purna dan rapat dengar pen­dapat dengan rekan kerja dewan.

“Ini gedung rakyat, gedung kami. Kenapa tak boleh. Hari ini demokrasi telah mati di Sumbar. Pimpinan DPRD dan segenap anggota dewan jelas-jelas tak lagi memihak pada rakyat,” ujar para mahasiswa geram.  Disam­paikan Hendra pada mahasiswa, dek­larasi sebaiknya dilakukan di ruang khusus ge­dung DPRD.

“Mari menyampaikan di rua­ng khusus DPRD. Kami akan tampung seluruh aspirasi adik-adik. Seluruh Ketua Fraksi juga akan diminta untuk hadir men­dengarkan,” kata Hendra me­negaskan.

Ketua Komisi I, Marlis juga mengatakan hal yang sama. Ia mengatakan aspirasi mahasiswa akan disampaikan pada peme­rintahan pusat. Hanya saja jika ingin mendeklrasikan di rapat paripurna itu tak bisa. Apalagi saat itu rapat paripurna masih berlangsung. Sayangnya para mahasiswa dan para wakil rakyat ini tetap tak saling sepakat.

Mahasiswa bersikeras agar diizinkan melakukan deklarasi di  ruang sidang utama. Sempat terjadi adu argumen dengan nada tinggi antara Hendra, Marlis, dan perwakilan mahasiswa.

Hendra kembali me­ne­gas­kan, ia tak melarang mahasiswa menghadiri sidang paripurna, dengan syarat, keha­diran  adalah untuk me­nyak­sikan atau men­dengarkan berlangsungnya si­dang paripurna. “Kalau tetap bersikeras un­tuk masuk ke ruang sidang mela­kukan deklarasi, saya tidak akan izinkan,” ucap Hendra.

Perwakilan mahasiswa yang menemui Hendra akhirnya me­ngalah setelah Kabag Humas DPRD Sumbar, Erdi Janur mem­bacakan tata tertib penggunaan ruang sidang. Dan, para ma­hasiswa, kembali beranjak ke halaman gedung DPRD untuk melakulan orasi.

Setelah pertemuan tersebut, aksi yang dilakukan mahasiswa di halaman DPRD mulai me­manas. Terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan kepolisian. Mahasiswa juga sempat menyegel salah satu pintu utama menuju ke dalam gedung DPRD Sumbar.

Mahasiswa menggantungkan tulisan bahwa gedung DPRD telah disegel atas nama ma­syarakat oleh mahasiswa karena dinilai tak pro rakyat Menjelang siang aksi mulai mereda, satu persatu mahasiswa pun beranjak pergi. (h/mg-len)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 23 Februari 2020 - 17:45:32 WIB

    Disambut Antusias Mahasiswa, Hendri Septa Resmikan Rumah Pintar di Pauh

    Disambut Antusias Mahasiswa, Hendri Septa Resmikan Rumah Pintar di Pauh PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Wakil Walikota Padang, Hendri Septa meresmikan Rumah Pintar Peduli Anak Nagari di Perumahan Cimpago Permai, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Provinsi Sumbar, Minggu (23/2/2020). .
  • Kamis, 14 November 2019 - 18:52:09 WIB

    Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unand Gelar Iven "Kota Tua Bacarito"

    Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unand Gelar Iven PADANG, HARIANHALUAN.COM -  Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Andalas menyelenggarakan iven "Kota Tua Bacarito" di kawasan Kota Tua Padang, Jalan Batang Arau, tepatnya di Padangsche Spaarbank, Kamis (14/10). .
  • Kamis, 22 Agustus 2019 - 15:04:46 WIB

    Mahyeldi Ansharullah Motivasi 2.945 Mahasiswa Baru UIN Imam Banjol

    Mahyeldi Ansharullah Motivasi 2.945 Mahasiswa Baru UIN Imam Banjol PADANG,HARIANHALUAN.COM-Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah berikan materi pada mahasiswa baru (MABA) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang dalam rangka Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), di Ged.
  • Selasa, 31 Juli 2018 - 10:14:25 WIB

    Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, UBH Kerja Sama dengan BLK Padang

    Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, UBH Kerja Sama dengan BLK Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Universitas Bung Hatta (UBH) Padang jalin kerjasama bidang autocad dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Padang untuk peningkatan kompetensi mahasiswa..
  • Senin, 05 Februari 2018 - 01:48:34 WIB
    LOKAKARYA PROGRAM KKN-PPM

    Dihadiri 1.400 Mahasiswa UBH

    Dihadiri 1.400 Mahasiswa UBH PADANG, HALUAN--Pengelola Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Pembelajaran Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Bung Hatta mengelenggarkan Workshop Rancangan Program KKN-PPM oleh Dosen Pembimbing Lapangan Tahun 2018. Kegiatan ini ber.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]