Peternak Solsel Minati Asuransi Ternak


Rabu, 21 Oktober 2015 - 19:00:32 WIB

“Diyakini, masyarakat telah mengetahui manfaat dari asuransi ternak sapi sehingga Solsel salah satu dari dua Kabupaten/Kota di Sumbar yang telah melakukan program asuransi ternak selain Padang Panjang,” jelas Yuherdi.

Ketua Kelompok Ternak Umbul Mulyo, Basuki Rohman (45), mengaku dari 10 ekor sapi perah milik kolompoknya telah mengasu­ransikan sebanyak tiga ekor sapi.

“Berdasarkan pengalaman, dari 10 sapi perah ada satu yang mati akibat lumpuh setelah melahirkan sehingga kami mengalami keru­gian. Maka, sekarang kami memutuskan untuk mengasuransikan 3 ekor sapi perah yang tengah bunting untuk mengurangi resiko,” jelas Basuki pada Haluan (20/10).

Sering waktu berjalan ia berencana untuk mengasuransikan seluruh ternak milik kelom­poknya termasuk 4 ekor sapi simental yang ada.”Program asuransi ternak sangat memban­tu, urusan dengan Bank juga lancar karena pinjaman tanpa anggunan apabila telah ikut program asuransi ternak,” kata Basuki.

Dijelaskan Basuki, untuk ikut asuransi ternak cukup membayar premi maksimal dua persen dari harga total sapi dengan jangka waktu satu tahun, untuk klaim maksimal sebesar Rp20 juta. Dikatakannya, bahwa dari sembilan sapi perah yang tersisa satu ekor sapi mampu menghasilkan susu segar  15 liter sehari. Sedangkan untuk tiga ekor sapi yang bunting masih bisa diperah susunya hingga bunting tujuh bulan. Kelompok ternak yang digawangi oleh lima orang anggota tersebut untuk pakan ternak menggunakan ampas tahu, rumput, konsentrat dan tanaman jagung yang sengaja ditanam dilahan seluas 4 hektare.” Tanaman jagung tidak untuk dipanen, namun untuk pakan ternak,”tambahnya.

Sementara, Kepala Seksi Permodalan Investasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumbar,  Lina Marni didam­pingi Nirmala Puspita Dewi  saat melakukan kunjungan ke Solsel mengatakan  program asuransi ternak sapi berkat MoU antara Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumbar dengan Jasindo dan Bank Nagari.

“Dengan melakukan asuransi ternak sapi tentunya akan memiliki harga jual yang lebih tinggi. Disamping itu, hewan ternak juga lebih aman terhadap kemungkinan kehilangan atau kematian,” kata Lina Marni.

Pihaknya tengah melakukan upaya dengan Perusahaan asuransi Jasindo untuk menambah harga klaim sapi dikarenakan banyak harga sapi milik peternak diatas harga Rp20 juta.”Kami usulkan untuk menambah harga klaim sapi,” tambahnya. (h/jef)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]