Sampah Berserakan di Pasar Raya


Kamis, 22 Oktober 2015 - 19:23:18 WIB

Akibatnya, pengunjung pasar merasa terganggu de­ngan pemandangan yang tidak sedap tersebut, karena tunpukan sampah itu sese­kali mengeluarkan bau yang tidak sedap. Bahkan, se­bagian pengunjung ada yang tidak ingin lewat di area tumpukan sampah tersebut.

Saat dikonfirmasi ke Kepala Dinas Pasar Padang Endrizal, Kamis (22/10), ia mengatakan, memang tidak menyediakan tong sampah di masing-masing toko. Namun, pihak Dinas Pasar sudah menyediakan kon­tainer di beberapa titik di kawasan Pasar Raya Pa­dang.

“Kita sudah menyeru­kan kepada setiap pedagang toko dan PKL untuk me­nyediakan karung bagi sam­pah-sampah mereka. Ke­mudian, pada malam hari petugas kebersihan Dinas Pasar akan mengambil sam­pah tersebut,” terangnya.

Dikatakannya, di be­berapa titik bagian dalam pasar sudah disediakan kon­tainer sebanyak delapan unit. Kemudian, pada ma­lam dan pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB, petugas kebersihan akan kembali melanjutkan membersihkan pasar dengan mengangkut sampah dengan mobil sam­pah.

“Kita memang ada jam-jamnya untuk mengangkut sampah. Ke depan akan terus kita awasi pedagang toko dan PKL untuk tidak menumpuk sampah sem­barangan,” lanjutnya.

Sementara, seorang pe­ngunjung yang berada di kawasan Fase VII, merasa terganggu dengan bau sam­pah dan memilih mencari jalan lain untuk lewat. Mira (29) yang sedang melewati pasar Fase VII lewat me­mutar ke arah jalan depan Matahari lama karena di dalamnya banyak tumpukan sampah.

“Sampah yang ber­tum­puk, selain memperburuk pasar juga bau dan membuat tidak nyaman,” paparnya.

Sebelumnya, Walikota Padang H Mahyeldi Dt Ma­rajo mengeluhkan sampah yang masih bertebaran di sejumlah titik di Pasar Raya Padang. Sampah tersebut adalah bekas milik Pe­da­gang Kaki Lima (PKL) dan pemilik toko yang nam­paknya sengaja ditinggal usai berjualan.

Bertebarannya sampah di sekitar Pasar Raya Pa­dang ditemukan Walikota Padang saat berkunjung ke daerah itu pada Minggu (18/10) pagi.

Saat menyusuri Jalan Permindo, walikota men­dapati tumpukan sampah di depan salah satu toko. Be­gitu juga di sisi lapak-lapak PKL, sampah terlihat ber­tebaran.

Seketika itu juga Wa­likota menginstruksikan kepada Camat Padang Barat untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) serta lurah untuk kembali mengingatkan toko-toko yang belum menyediakan tempat sampah atau karung pembungkus sampah. Wa­likota juga menekankan supaya setiap pemilik toko bertanggung jawab atas ke­bersihan di toko masing-masing.

“Pagi itu walikota bersa­ma petugas kebersihan DKP ikut membersihkan sampah di Jalan Permindo,” ungkap Mursalim yang merupakan Kabag Humas Pemko Pa­dang.

Seperti diketahui, ter­hitung sejak 1 Oktober 2015 Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang Nomor 21 tahun 2012 yang mengatur tentang pengelolaan sampah resmi berlaku untuk seluruh Kota Padang.

Dengan berlakunya Per­da ini di seluruh Kota Pa­dang, maka siapapun yang kedapatan membuang sam­pah sembarangan akan di­kenakan hukuman tindak pidana ringan berupa ku­rungan 3 bulan atau denda Rp5 juta.

Selain itu dalam Perda tersebut, warga juga diha­rapkan tertib dalam mem­buang sampah ke kontainer atau bak sampah, yaitu ha­nya pada pukul 17.00 WIB hingga 05.00 WIB. (h/mg-win)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]