Biden Batal Nyalon, Hillary Melaju


Kamis, 22 Oktober 2015 - 19:24:40 WIB

Biden (72), yang mun­cul di Ge­dung Putih ber­sama istrinya Jill dan Pre­siden Barack Obama pa­da ha­ri Rabu (21/10) ke­ma­rin, me­ngatakan kesem­patan untuk me­lakukan kampanye telah ditu­tup.

Pengumuman Biden ini me­ngakhiri perdebatan selama ber­bulan-bulan, apakah wapres AS itu akan maju dalam kampanye. “Karena saya tidak akan menjadi kandidat, saya tidak akan diam,” kata Biden.

“Saya berniat untuk berbicara dengan jelas dan tegas untuk mempengaruhi sebanyak yang saya bisa, di mana kita berdiri sebagai sebuah partai dan kita harus berdiri sebagai bangsa,” lanjutnya.

Analis politik Jason Johnson mengatakan kepa­da Al Jazeera bahwa ia tidak terkejut dengan kepu­tusan Biden. “Saya tidak berpikir ia me­miliki kesempatan besar untuk memenangkan nomi­nasi. Jika Biden berpikir yakin bisa me­ngalahkan Clinton, maka ia pasti akan maju, “ kata John­son. “Joe Biden tidak akan men­jadi king­maker.”

Biden mengkritik Clin­t­on seca­ra terselubung. Menurutnya, se­buah kesa­lahan jika Demokrat me­nganggap Republik sebagai mu­suh. Demokrat juga akan mem­buat kesalahan tragis jika beroposisi de­ngan keputusan-keputusan Oba­ma.

Clinton telah membuat Partai Republik sebagai musuh selama debat calon presiden minggu lalu, dan membuat keputusan untuk tidak mendukung Obama dalam isu-isu seperti TPP.

“Dia (Clinton) tidak punya ancaman lagi seka­rang,” kata Johnson seperti dikutip Al Ja­zeera. (h/inl)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]