Warga Hadang Truk Pengangkut Alber


Ahad, 25 Oktober 2015 - 19:05:31 WIB

Situasi makin tegang ketika HP milik Dedi di­hu­bungi seseorang. Dari ujung telepon genggam Dedi, se­seorang mengaku Kasat Re­s­­krim Polres Dhar­masraya, AKP Lazuardi meminta pemuda untuk meng­henti­kan aksinya.

“Siapa pun pemuda Na­gari Sungai Dareh yang me­ng­halang-halangi alat berat saya lewat,  akan saya tang­kap semuanya, terutama kamu ketua Pemuda,”kata Ketua Pemuda Nagari Su­ngai Dareh ke wartawan meniru bahasa si penelepon.

Bukan ciut dengan per­kataan sang penelepon, De­di membalas peringatan tersebut. “Kalau begitu, kami siap menunggu bapak di sini bersama anggota bapak. Datanglah kalau benar, apapun tantangannya akan kami hadang,”katanya sambil menyebut ini bukan kejadian pertama.

Kasat Intel AKP Boy A­gu­­s­­tianto bersama Ka­pol­sek Pulau Punjung, Iptu Su­tri­sman datang ke TKP untuk mencari jalan keluar. Sayang, tak ada kata pen­yelesaian dalam pertemuan itu.

Dedi berujar pihak ke­polisian atau pengusaha untuk berembuk dengan tokoh local, sebagai Wali Nagari, Ketua KAN, LPM serta Bamus. Setelah ada kesepakatan, barulah per­masalahan ini selesai dan alat berat tersebut kami perbolehkan lewat di jalan kampung kami.

Terpisah, AKP Lazuardi membantah pernyataan De­di yang menyebut truk pe­nga­ngkut alat berat itu mil­iknya. Kepada wartawan, Lazuardi mengatakan se­mua tudingan itu tidak be­nar. Alat berat itu bukan miliknya, na­mun milik sese­orang di Pekanbaru.

Informasi yang didapat saat itu dari orang ke­punya­an alat berat, alat beratnya tidak dapat keluar karena dihadang pemuda dengan meminta uang dan itu di­anggap telah melebihi batas. Karena itu, pemilik alat angkut itu sudah menjadi kewalahan, dan melapor. Perbuatan itu tidak dise­tujui Ka­pol­res AKBP Lalu Mu­ham­mad Iwan Ma­har­dan, SIK.

“Karena alat berat tidak bisa keluar, saya langsung menelpon Ketua Pemuda Nagari Sungai Dareh ber­nama Dedi,  karena per­buatan bersama pemudanya itu telah melanggar aturan undang-undang karena ti­dak memperbolehkan mo­bil trado muatan alat berat jenis eksavator lewat dijalan umum,”Jelas Lazuardi.

Sementara itu, pemuda setempat, Syamri  menilai Kasat reskrim AKP La­zuardi kilaf.  “Anggota tidak ada yang salah yang salah itu komandanya, komandan yang meberikan tugas atau perintah kepada ang­go­ta­nya,”tandasnya. (tim)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]