Tiga Maskapai Mendarat Darurat di Hang Nadim


Senin, 26 Oktober 2015 - 20:32:08 WIB

Setalah menunggu hingga lama, pesawat Citilink QG-830 diterbangkan pukul 12.17 WIB, Sriwijaya Air terbang pukul 12.00 WIB dan Citilink QG-850 diterbangkan pukul 12.25 WIB.

“Dua penerbangan Citilink dan satu penerbangan Sriwijaya Air terpaksa dialihkan ke Batam karena cuaca buruk,” kata Kepala Bagian Umum Bandara Inter­nasional Hang Nadim Batam, Suwarso.

Selama menunggu cuaca di Medan membaik, kata Suwarso, semua penumpang diperbo­leh­kan turun dari pesawat dan berada pada ruang tunggu pintu 4, 5, dan 6.

“Cuaca bandara tujuan belum memungkinkan untuk penda­ratan. Semua masih berada di Bandara Hang Nadim Batam (11.30 WIB),” kata Suwarso.

Meskipun sejumlah pesawat tujuan Medan mendarat di Hang Nadim, kata Suwarso, sebenarnya kondisi di Batam juga diselimuti kabut asap pekat kiriman dari kebakaran di Sumatera selatan.

“Di Hang Nadim jarak pandang rata-rata hanya 2.000 meter. Terkadang di bawah 2.000 meter. Namun secara umum masih bisa untuk penerbangan,” kata dia.

Pada Jumat, kata Suwarso, satu penerbangan dari Pekanbaru tujuan Medan dan dari Jakarta tujuan Tanjungpinang juga dialih­kan ke Hang Nadim Batam.

Bandara Internasional Hang Nadim Batam selama ini sering menjadi alternatif pendaratan pesawat jika pada bandara sekitar termasuk Singapura mengalami cuaca buruk.

Landas pacu yang mencapai 4,025 kilometer membuat se­mua tipe pesawat bisa mendarat dengan aman.

Sementara itu, hujan sempat mengukur Kota Batam beberapa jam, namun sepertinya belum berdampak mengurangi pekat kabut asap yang dua hari ini menyelimuti Batam. (hk)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 25 Agustus 2020 - 19:59:54 WIB

    Dalam Tiga Pekan, Bukittinggi Raup Pendapatan Lebih dari Rp1,1 Miliar

    Dalam Tiga Pekan, Bukittinggi Raup Pendapatan Lebih dari Rp1,1 Miliar HARIANHALUAN.COM - Dalam tiga pekan terakhir, Kota Bukittinggi raup pendapatan dari sektor Pariwisata sebesar Rp1,1 miliar lebih. Pendapatan tersebut berasal dari dua objek wisata berbayar, yakni Taman Marga Satwa dan Budaya .
  • Kamis, 13 Agustus 2020 - 20:05:25 WIB

    Ini Dia Tiga Tren Pariwisata yang Muncul Pasca Pandemi

    Ini Dia Tiga Tren Pariwisata yang Muncul Pasca Pandemi HARIANHALUAN.COM - Pandemi Covid-19 mendorong sejumlah negara di dunia melakukan pembatasan wilayah dan larangan perjalanan untuk meredam penyebaran virus Corona, yang berdampak pada dunia pariwisata..
  • Jumat, 31 Juli 2020 - 13:49:12 WIB

    Yuk Dicoba! Ini Tiga Tren Pariwisata yang Muncul Pasca Pandemi

    Yuk Dicoba! Ini Tiga Tren Pariwisata yang Muncul Pasca Pandemi HARIANHALUAN.COM - Pandemi Covid-19 mendorong sejumlah negara di dunia melakukan pembatasan wilayah dan larangan perjalanan untuk meredam penyebaran virus Corona, yang berdampak pada dunia pariwisata..
  • Kamis, 25 April 2019 - 11:27:02 WIB

    Tiga Geopark Sumbar Siap Diajukan Sebagai Global Geopark

    Tiga Geopark Sumbar Siap Diajukan Sebagai Global Geopark PADANG, HARIANHALUAN.COM — Pasca ditetapkan sebagai Geopark Nasional beberapa waktu yang lalu, tiga Taman Bumi atau Geological Park Sumbar, yakni Silokek, Ngarai Sianok-Maninjau, dan Sawahlunto rencananya juga bakal dipersi.
  • Selasa, 20 Desember 2016 - 00:01:53 WIB

    Hanya Tiga Puskemas di Riau yang Terakreditasi

    Pekanbaru, Haluan — Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Andra Sjafril menyebutkan hanya tiga Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) yang terakreditasi dari 211 puskesmas yang ada di daerah dengan julukan “Bumi Lancang Kun.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]