Percaya Diri Hadapi MEA dengan Brand Lokal


Senin, 26 Oktober 2015 - 20:45:57 WIB

Menurutnya, untuk men­­jadikan Indonesia ini kuat pada MEA, Indonesia harus membuat brand yang bernilai jual tinggi. “Brand bukan hanya sekedar merek namun juga ada rasional brand dan emosional brand juga di da­lamnya,” papar Arlin.

Dikatakannya, In­do­ne­sia harus percaya diri dan op­timis dalam memasarkan produk lokal sendiri. “Kita harus bisa membuat isu sen­diri di dalam brand yang akan kita pasarkan dan kita harus tahu bagaimana pang­sa pasar kita. Kemudian, harus terus menjaga hu­bu­ngan emo­sio­nal dengan pelanggan sehing­ga produk kita terus diper­caya yang akan membuat brand kita bernilai di mata orang-orang,” terangnya lagi.

Acara ini juga dihadiri oleh narasumber lainnya yang merupakan figur-figur kelahiran Sumbar, namun sudah melanglang buana di beberapa negara.

Di antaranya, Wempy Dyocta Koto, yang me­ma­par­kan pengalamannya dan ber­bagi cerita serta men­transfer ilmu positif yang dapat dija­dikan acuan saat MEA.

Wempy juga me­nyam­paikan hal yang sama bahwa, MEA bukan hal yang dita­kuti namun hal yang harus ditantang tanpa ada kera­guan, dengan berbekal ilmu dan keberanian serta sikap yang optimis.

“Kita harus yakin bahwa dari jumlah penduduk kita di Indonesia sudah menjadi salah satu kekuatan untuk bersatu serta kekayaan alam yang kita punya,” ujarnya.

Lebih lanjut ia me­nga­ta­kan, sebenarnya MEA ini ada­lah kesempatan Indo­nesia un­tuk menjadi besar dan di­akui. “Dari beberapa segi yang sudah saya ban­dingkan an­­tara Indo­nesia dengan be­be­rapa negara yang sudah sa­ya da­tangi, Indo­nesia ti­dak akan ka­lah. Hanya saja seperti ke­ka­yaan alam tidak diber­da­yakan dengan se­baiknya,” tam­bahnya.

Sementara itu, Kepala Kan­tor BI Perwakilan Wila­yah Sumbar Puji Atmoko me­nyampaikan, temu res­pon­den ini sekaligus me­ngun­dang seluruh relasi dan pe­ngu­­saha di Sumbar yang sela­ma ini sudah ber­korelasi dan ber­kontribusi untuk wilayah Sum­bar agar men­dapatkan pe­ngetahuan serta persiapan pe­nuh me­nyam­but MEA.

“Se­ngaja kita undang un­tuk ber­bagi ilmu dan persia­pan ten­tunya untuk meng­hadapi bis­nis global,” tutur­nya. (h/mg-win)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 30 Agustus 2016 - 04:45:38 WIB
    KULIAH UMUM KAPOLRI DI MAPOLDA SUMBAR

    Tito Akui Polri Kurang Dipercaya

    Tito Akui Polri Kurang Dipercaya PADANG, HALUAN — Kapolri Jen­deral Polisi Tito Karnavian mengakui seringnya terjadi kesalahpahaman dan miskomunikasi antara Polri dan mas­yarakat. Akibatnya, sering terjadi bentrok polisi dan masyarakat. Bahkan kewenangan.
  • Selasa, 17 Mei 2016 - 04:30:45 WIB
    Operasi Patuh Digelar

    Kapolda: Upaya Tingkatkan Kepercayaan Warga

    PADANG, HALUAN — Me­s­kipun di bawah rintik hujan, Kapolda Sumbar, Brigjen Pol Drs Basarudin tetap membuka Operasi Patuh Terpusat 2016 yang telah digelar pada 16 Mei hingga 29 Mei 2016 (14 hari) secara serentak di seluru.
  • Selasa, 10 Mei 2016 - 05:37:25 WIB
    UN SMP Hari Pertama Lancar

    Wagub: Peserta Harus Percaya Diri

    Wagub: Peserta Harus Percaya Diri PADANG, HALUAN—Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nas­rul Abit meminta kepada selu­ruh siswa/ siswi untuk tidak mempercayai adanya informasi terkait bocoran kunci jawaban pada pelaksanaan Ujian Nasio­nal (UN) tingkat Sekolah.
  • Selasa, 08 Maret 2016 - 13:26:56 WIB

    Warga Jangan Mudah Percaya Orang Baru

    PADANG, HALUAN — Pelaku pencurian akan selalu memperbarui modus untuk mengelabuhi korbannya.Oleh karena itu masyarakat diharapkan jangan mudah percaya pada orang yang baru dikenal..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]