Polda Sumbar Tindak 64.640 Pelanggaran


Selasa, 27 Oktober 2015 - 19:41:33 WIB
Polda Sumbar Tindak 64.640 Pelanggaran

Dalam kesempatan itu, Eddy me­ngins­truksikan kepada seluruh jajaran Polres dan Polresta yang ada di Sumbar, untuk selalu memberikan himbauan dan sosialisasi tentang keselamatan berlalu lintas kepada pengendara. Disamping itu, pihaknya juga menekankan untuk tetap tegas apabila menemukan pelanggaran.

Baca Juga : Menparekraf Bakal Undang Investor Kembangkan The Gate of Minangkabau di Padang Panjang

190 Ranmor Terjaring Operasi Zebra 2015

Dari Arosuka Solok, sebanyak 190 unit kendaraan bermotor (ranmor), dilaporkan terjaring dalam rangkaian Operasi Zebra 2015 yang digelar sepanjang Kamis (22/10) hingga Minggu (25/10). Kapolres Arosuka AKBP Reh Ngenana melalui Kasat Lantas AKP Anggara Rustamyono di Arosuka mengatakan, dari seluruh ranmor yang di tilang, 184 unit di­antaranya roda dua dan 6 unit roda empat.

Baca Juga : Padang Panjang Teken Dokumen PKS Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah

“Kita menggelar Operasi Zebra selama 14 hari, mulai dari 22 Oktober hingga 4 November ini. Sasaran utama dari Operasi Zebra ini diantaranya pengemudi sepeda motor yang tidak memenuhi  kelengkapan surat kendaraan, helm standar, kaca spion dan knalpot racing,” katanya.

Operasi Zebra kata Anggara, sekaligus bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya. “Kita berusaha me­nyadarkan masyarakat untuk senantiasa tertib berlalu lintas dan mau menjadi pelopor kesela­matan dalam berlalu lintas “ tutur Perwira Polisi lulusan Akpol 2007 itu seraya menyebut, jika operasi itu melibatkan sebanyak 37 personil anggota Satlantas das Propam.

Baca Juga : Legislator Sumbar: Watek Ducati Menyajikan Suasana Asri

Operasi digelar di sejumlah titik yang dianggap rawan kasus kecelakaan lalu lintas. Seperti di ruas jalan Solok-Padang di Lubuk Selasih, ruas jalan dekat Taman Hutan Kota Arosuka, daerah Koto Baru, Kecamatan Kubung, ruas jalan Lubuk Selasih-Muara Labuh dan di sejumlah titik lainnya dalam wilayah hukum Polres Solok Arosuka.

Lakalantas Meningkat di Pasaman

Baca Juga : Menparekraf Siapkan Ombilin Sawahlunto jadi Wisata Heritage

Dari Pasaman dilaporkan, jika angka kecelakaan lalulintas cenderung mengalami peningkatan. Hal itu dapat dilihat dari tingginya jumlah penindakan oleh pihak Satlantas Polres setempat. Sepanjang Januari-September 2015, total penindakan mencapai 1.896 berkas pelanggaran.

“Oleh karena itu, perlu diintensifkan pelaksanaan penertiban, salah satunya dengan menggelar Operasi Zebra. Sebanyak 35 unit kendaraan bermotor berhasil ditilang selama pelaksanaan Operasi Zebra pada 22 sampai 26 Oktober 2015 kemarin,” ujar Kasat Lantas Polres Pasaman, Iptu Fion Jony Hayes.

Dikatakan, 35 unit kendaraan itu terjaring pada Sabtu (23/10) sebanyak 9 unit, Jumat (24/10) sebanyak 15 unit dan Minggu (25/10) sebanyak 11 unit. “Rata-rata kendaraan yang ditilang ini merupakan pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar, kaca spion dan lainnya. Selain itu, pengendara yang tidak membawa SIM dan STNK,” kata Fion. Dikatakan, angka kecelakaan lalulintas di Pasaman pada 2015 cenderung meningkat dibanding pada tahun 2014 lalu. Berdasarkan data pihaknya, jumlah kasus lakalantas periode Januari-Agustus 2015 sebanyak 103 kasus. Jumlah itu terdiri dari 27 orang meninggal dunia, 14 mengalami luka berat dan 78 luka ringan, dengan total kerugian materil mencapai Rp60,4juta. (h/mg-adl/ndi/col)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]