Kapolda: Razia PETI Sesuai Prosedur


Selasa, 27 Oktober 2015 - 20:11:56 WIB

“Petugas telah berteriak apakah ada orang di dalam, tapi tidak ada jawaban, lalu petugas membakar lokasi. Setelah tim kembali dari lapangan, dapat informasi ada yang meninggal di dalam lubang itu, kurang lebih kedalamannya sekitar 50 meter. Itu menurut la­porannya. Diduga karena kehabisan oksigen Ia me­ninggal dunia. Tapi itu masih dalam tahap proses,” lanjut Kapolda.

Ia menegaskan, pihak ke­polisian tetap akan menertibkan PETI ini karena membahayakan dan merusak lingkungan.

“Tidak ada perbuatan ilegal yang membuat kita mundur, harus kita lawan,” kata Kapolda Sumbar saat berada di Kota Bukittinggi, Selasa (27/10).

Kapolda menjelaskan, ada­nya jenazah yang diusung para pen­demo ke Rumah Dimah Dinas Bupati Dharmasraya bukan ka­rena terbakar. “Faktanya, kondisi jenazah masih utuh. Kalau ter­bakar berarti kan ada luka bakar. Inikan tidak. Saya telah minta untuk divisum, dan sekarang tengah menjalani proses visum,” tutur Sri Herwanto.

Kapolda juga menyebutkan, tak ada kerusakan di Rumah Dinas Bupati Dharmasraya ter­kait banyaknya massa yang men­datangi rumah dinas itu.

“Kalau ada kerusakan, kami akan melakukan tindakan tegas. Tapi, tidak ada kerusakan rumah dinas bupati dalam kejadian ini,” ujar Kapolda. Kapolda Sumbar juga meng­klaim, kondisi di Dhar­ma­sra­ya saat ini telah aman dan kondusif.

Menurutnya, peristiwa ini harus dijadikan proses pem­belajaran bagi para pelaku illegal mining untuk tidak melakukan hal seperti itu lagi.

Kapolda berharap, ma­sya­rakat mendukung pemda dan aparat keamanan dalam mem­berantas illegal mining, karena menurut Kapolda, penambangan liar itu sangat berdampak kepada lingkungan yang sangat luar biasa.

“Kita imbau, agar perbuatan ilegal kita ubah, menjadi legal. Keuntungan banyak, daerah dapat PAD, dapat income dari situ, kontribusi dari situ, ling­kungan juga terjaga, masyarakat bisa menikmati sumber daya kekayaan alam dengan baik dan benar,” tutur Kapolda.

Lebih lanjut Kapolda me­ngatakan, bukan karena emosi masyarakat yang membuat ter­jadinya insiden tersebut, tapi menurutnya ada provokator di belakangnya. Menurutnya, ma­syarakat telah mendapat pen­jelasan. Namun  karena pro­vokasi itu, informasi yang disam­paikan kepada masyarakat jadi tidak benar, yang menuai adanya reaksi dari masyarakat.

Kapolda juga mengatakan tak ada pengamanan khusus bagi Penjabat Bupati Dharmasraya, karena menurutnya tidak ada ancaman yang sangat serius.

“Tidak ada yang terancam, itu kan namanya pejabat di daerah, itu kan hal yang wajar kalau ada masyarakat yang menanyakan kepada pejabat untuk minta kejelasan. Karena informasi yang diterima oleh masyarakat, in­formasi itu simpang siur. Isu-isu yang tidak benar itu mem­bah­a­yakan, sehingga dengan datang ke pejabat, pejabat itu akan mem­berikan klarifikasi sesuai dengan data dan fakta yang ada. Setelah memberi penjelasan dengan be­nar, masyarakat pasti akan me­nerima,” tambahnya. (h/wan)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 06 September 2019 - 12:17:25 WIB

    Kapolda: Polisi Hadir di Nagari untuk Ikut Mengawal Dana Desa

    Kapolda: Polisi Hadir di Nagari untuk Ikut Mengawal Dana Desa PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kapolda Sumbar, Irjen Pol Drs. Fakhrizal, M.Hum menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian di nagari-nagari juga bertugas untuk ikut serta mengawal pengelolaan dana desa/nagari agar sesuai dengan .
  • Rabu, 23 Mei 2018 - 11:43:44 WIB

    Kapolda: Jangan Termakan Hasutan, Masyarakat Sumbar Matang Pertimbangan

    Kapolda: Jangan Termakan Hasutan, Masyarakat Sumbar Matang Pertimbangan PADANG, HARIANHALUAN.COM--Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal mengimbau  masyarakat untuk diminta aktif melaporkan hal-hal yang mencurigakan, termasuk keberadaan orang baru. .
  • Jumat, 26 Mei 2017 - 10:07:26 WIB

    Kapolda: Sumbar Masih Aman dari Ancaman Teroris dan Begal

    Kapolda: Sumbar Masih Aman dari Ancaman Teroris dan Begal PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kapolda Sumbar, Brigjend Pol Fakhrizal melalui Kabid Humas, AKBP Syamsi kepada Haluan, Kamis (25/5) mengatakan bahwa Sumatera Barat masih aman dari ancaman pelaku terorisme dan begal motor, seperti .
  • Rabu, 08 April 2015 - 19:36:58 WIB

    Kapolda: Banyak Pola Rekrutmen ISIS

    BUKITTINGGI, HALUAN — Pe­me­rintah bersama TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, akademisi, aktivis pergerakan serta pimpinan ormas Sumbar membuat pernyataan sikap tentan.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]