Produksi Padi Diprediksi Menurun


Rabu, 28 Oktober 2015 - 19:37:47 WIB

Kemarau panjang yang sudah berlangsung hampir lima bulan terjadi penun­daan tanam, terutama di Kecamatan X Koto Sing­karak, Sungai Lasi dan X Koto Diatas. Tiga kecama­tan itu saat ini tunda tanam lantaran areal sawah kering dan rengkah. Irigasi yang diharapkan untuk mengairi sawah tidak mencukupi.

Selain masalah kekeri­ngan yang berdampak pada tertundanya tanam di bebe­rapa kecamatan, penurunan produksi padi juga diseba­kan serangan hama tikus dan wereng. Setidaknya di Kecamatan Gunung Talang dan Bukit Sundi, serangan hama tikus sudah sangat merajalela. Sedikitnya, 274 hektare lahan terancam se­ra­ngan hama tikus. Semen­tara 51 hektare sudah terserang.

Penderitaan petani padi sawah tidak hanya sampai disana. Dikatakan, akibat kabut asap juga meng­ham­bat proses fotosintesa. Walau pemilik sawah-sawah ber­irigasi teknis bisa ber­nafas lega, namun proses pembungaan padi juga ter­ganggu karena tidak ada sinar matahari yang mem­bantu proses fotosintesa.

“Untuk mengatasi keke­ringan di tiga kecamatan tadi, kita mendrop mesin pompa air untuk bisa diper­gunakan mengairi sawah-sawah petani. Mesin itu sudah dioperasikan pengu­rus kelompok tani. Selain pompa, juga telah dialoka­sikan alsintan sebanyak 14 unit, yang terdiri dari hand­tracktor dan big tracktor,” kata Iryani. (h/alf)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]