Pembebasan Lahan Tol Dipercepat


Rabu, 28 Oktober 2015 - 20:12:53 WIB

Dilanjutkan Suprapto, untuk pengerjaan mega­proyek ini diharapkan sudah bisa dimulai pada tahun de­pan, setelah pembebasan lahan selesai dilakukan. “Ha­sil kunjungan Menteri BU­MN kemarin semoga da­pat mempercepat pelak­sana­an­nya,” ungkap Sup­rapto.

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno me­mastikan pem­bangunan jalan tol Padang-Bukittinggi sepanjang lebih kurang 90 km segera di­laksanakan akhir tahun 20­15. Mega proyek itu akan menelan biaya sekitar Rp8 triliun, di luar pembebasan lahan.

“Insya Allah kita akan bangun jalan tol Padang-Bukittinggi. Tadi saya sudah bicara dengan Dirut PT Semen Padang Benny Wen­dry, dan Dirut PT Huta­ma Karya, I Gusti Ngurah Put­ra,” kata Rini Soemarno, ketika berkunjung ke PT Semen Padang, di Padang, Selasa (27/10).

Menteri BUMN me­nga­takan, untuk me­wujudkan jalan tol Padang-Bu­kit­ting­gi, lebar jalan yang harus dibebaskan idealnya mini­mal 60 meter, bahkan Pre­siden minta 120 meter. Se­men­tara yang baru dibe­bas­kan saat ini baru 30 meter.

“Saya sudah tinjau lang­sung ke Sicincin sepanjang 17 kilo­meter sudah dibe­baskan, masih ada sekitar 11 kilometer lagi namun sudah persiapan pem­bebasan la­han. Jika tuntas dalam dua bulan akhir tahun mulai dikerjakan dari Padang,” kata Rini. Menteri me­ngatakan, kalau dari Padang menuju Sicincin pe­le­ba­rannya bisa cepat maka diharapkan dalam 12 bulan akan rampung.

Ia berharap pada kuartal pertama 2017 untuk rute Padang menuju Sicincin sudah rampung. Sedangkan untuk dari Sicincin menuju Bukittinggi bersama Ke­menterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rak­yat akan dilakukan peng­kajian ulang karena be­berapa area ke­mungkinan menggunakan terowongan. (h/mg-isr)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 09 Maret 2017 - 11:06:18 WIB

    Pembebasan Maransi Sisakan 20 Persil

    PADANG,HALUAN—Pembebasan lahan untuk pengerjaan pengendalian banjir Batang Maransi- Batang Luruih semenjak 2014 lalu, hingga kini belum tuntas. .
  • Rabu, 02 November 2016 - 01:28:53 WIB

    Pembebasan Lahan Jadi Kendala Utama

    PADANG, HALUAN — Hingga September 2016 realisasi Alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) melalui dana tugas pembantuan dan dekonsentrasi hanya mencapai 62 persen. Meski begitu, Pemprov Sumbar mengacu pada target.
  • Selasa, 16 Agustus 2016 - 04:26:36 WIB

    Pembangunan Jembatan Gunung Nago Terkendala Pembebasan Lahan

    Pembangunan Jembatan Gunung Nago Terkendala Pembebasan Lahan PADANG, HALUAN — Pembangunan jembatan yang menghubungkan Kuranji-Pauh di Gunung Nago, Kecamatan Kuranji masih terbengkalai. Proses pembebasan lahan yang dilakukan semenjak tahun 2015 itu hingga kini masih belum selesai. Ma.
  • Jumat, 29 Juli 2016 - 11:10:05 WIB
    JALUR DUA PURUS-BIM

    Pembebasan Lahan Hingga 2017

    PADANG, HALUAN — Pemerintah Kota Padang masih melakukan negosiasi dengan pihak Pangeran Hotel Beach agar merealisasikan rencana membangun jalur dua Pantai Padang hingga Bandara Internasional Minangkabau (BIM)..
  • Jumat, 10 Juni 2016 - 16:37:25 WIB

    Tenggat Waktu Pembebasan Lahan Kian Dekat, Pemko Mulai Ambil Sikap

    PADANG, HALUAN – Pembebasan lahan jalur dua By Pass yang diberi tenggat waktu hingga akhir Juli 2016 masih belum berhasil dibebaskan seluruhnya. Pemerintah Kota Padang siap mengambil sikap tegas kepada orang yang menghalang.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]