Uji Coba Bunker Perlindungan Asap Sukses


Kamis, 29 Oktober 2015 - 18:21:29 WIB

Zeily mengatakan, ber­dasarkan laporan PM10 dari Bapedalda Kota Pa­dang, PM10 (pada pagi hari) bera­da di angka 288 mikrogram per meter ku­bik. Di hala­man SDN Percobaan, PM10 ter­ukur 180 mi­kro­gram per meter kubik. Se­mentara itu, di dalam ruang kelas, PM10 berada di angka kisaran 70-90 mi­krogram per meter kubik.

“Alhamdulillah ini ada data, ini ada data (par­ticulate air monitoring equip­ment), artinya sudah ada fungsi, minimal 50 per­sen,” ka­tanya, Rabu (28/10).

Sehingga, ia me­nga­ta­kan, bunker perlindungan asap ini dapat diduplikasi untuk seluruh sekolah di Sumatra Barat atau yang terdampak kabut asap.

Bunker perlindungan asap ini menelan biaya rela­tif murah, hanya sekira Rp 300 ribu. Alat-alat yang dibutuhkan juga sangat mu­dah ditemukan, seperti kain filter/saring yang terbuat dari dakron, aquarium, alga hi­jau, lampu neon.

Ia menambahkan, biaya mahal hanya untuk kipas angin penyaring debu, yang seharga Rp 300 ribu per buah. Dalam satu sistem bunker perlindungan asap, dibutuhkan dua kipas angin penyaring debu.

“Silahkan ini di­du­pli­kasi di kelas atau rumah. Pe­nyem­purnaan (bunker per­lin­du­ngan asap) krea­tifitas bapak-ibu guru, kami akan men­jawab setiap per­tanyaan,” ujar Zeily me­nambahkan.

Zeily menerangkan, luas permukaan air dan jumlah alga hijau dalam air meru­pakan faktor utama dan mekanisme alami yang sa­ngat mempengaruhi ke­berhasilan alat-alatnya. Dari hasil uji cobanya, semakin luas permukaan air dan semakin banyak kandungan alga hijau di dalam air, membuat keefektifan alat­nya semakin ampuh.

Zeily berharap, dengan ditemukannya bunker per­lindungan asap ini para siswa tidak perlu diliburkan lagi. Sehigga proses belajar me­ngajar bisa tetap ber­langsung, karena udara da­lam ruangan yang telah di­pa­sangi alat tersebut telah jernih.

Sementara itu, Staf  Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Inovasi dan Daya Saing, Ananta Kusuma Seta memastikan, berdasarkan hasil pe­ngu­kuran, PM10 dalam bunker perlindungan asap di­ban­dingkan di luar ruangan, jauh lebih bagus kategori ISPU-nya.  (h/mg-adl/ro))

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 21 September 2020 - 14:26:56 WIB

    Padang Zona Merah! Wawako: Artinya harus Disiplin Uji Swab

    Padang Zona Merah! Wawako: Artinya harus Disiplin Uji Swab HARIANHALUAN.COM - Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Kota Padang masuk dalam kategori zona merah. Artinya, Kota Padang memiliki resiko penularan Covid-1.
  • Sabtu, 08 Agustus 2020 - 02:41:20 WIB

    Pedagang Pantai Padang Puji Gerakan Bersih-bersih Relawan Dunsanak Mulyadi

    Pedagang Pantai Padang Puji Gerakan Bersih-bersih Relawan Dunsanak Mulyadi HARIANHALUAN.COM - Relawan Dunsanak Mulyadi melaksanakan aksi bersih-bersih Pantai Padang di Rimbo Kaluang, Kota Padang. Aksi mereka menuai pujian masyarakat khusunya dari para pedagang di sekitar pantai..
  • Sabtu, 01 Februari 2020 - 20:21:00 WIB

    Mahyeldi Dipuji Habis-habisan Gamawan Fauzi, Kenapa Ya?

    Mahyeldi Dipuji Habis-habisan Gamawan Fauzi, Kenapa Ya? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Puluhan tokoh masyarakat Sumbar se-Jabodetabek menghadiri silaturahim dan diskusi percepatan pembangunan Kota Padang di Hotel Balairung, Jakarta, Sabtu (1/2/2020)..
  • Jumat, 17 Mei 2019 - 21:44:20 WIB

    Dishub Padang Siapkan 2 Posko Uji Kelayakan Angkutan Lebaran

    Dishub Padang Siapkan 2 Posko Uji Kelayakan Angkutan Lebaran PADANG, HARIANHALUAN.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang akan menyiapkan dua posko uji ulang angkutan Lebaran Idul Fitri 1440 H/2019. Posko itu dikoordinir oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemeriksa Kendaraan Bermo.
  • Rabu, 03 Oktober 2018 - 14:06:42 WIB

    Uji Lab Mikroba Negatif, Buah Anggur 'Kontroversi’ Aman Dikonsumsi

    Uji Lab Mikroba Negatif, Buah Anggur 'Kontroversi’ Aman Dikonsumsi PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Buah anggur yang sempat kontroversi dinyatakan bebas formalin juga kandungan mikrobanya. Hasil uji laboratorium sudah keluar dan diserahkan oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM).  .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]