Tak Cukup Hanya dengan Mengandalkan Pariwisata


Jumat, 30 Oktober 2015 - 19:44:26 WIB
Tak Cukup Hanya dengan Mengandalkan Pariwisata

Dengan fokus pada pro­yek-proyek yang berda­sar­kan pada kebutuhan masya­rakat banyak, diyakini akan menarik orang banyak un­tuk hidup di Sawahlunto. Contohnya pendidikan, yang tentunya akan menarik bagi orang-orang muda un­tuk datang menimba ilmu.

Baca Juga : Perdagangan Miras, Pemkab Solsel Telah Melarang Secara Aturan

Ia menambahkan, da­lam menciptakan proyek perubahan yang dapat me­na­rik orang untuk datang dan tinggal, ada tiga hal yang ha­rus dilakukan, dian­tara­nya mempelajari asal mula penciptaan melalui buku-buku ilmu pengetahuan dan kitab suci seperti Alqur’an. Yang kedua harus dipikir­kan strategi atau langkah-langkah yang harus ditem­puh, serta memikirkan atau melahirkan ide-ide yang tidak biasa.

“Ketiga hal itu jika di­laku­k­an, akan bisa meme­nuhi kebutuhan masyarakat yang tidak bertumpu pada satu sektor saja. Sehingga masyarakat termasuk orang lain akan tertarik untuk tinggal di kota ini,” katanya.

Baca Juga : Sumbar Bakal Konsumsi Produk Organik Nutrisi Alami Laa Roiba

Dalam kesempatan itu, ia juga menceritakan penga­lamannya dalam men­cipta­kan kota yang lebih menarik untuk hidup melalui peles­tarian cagar budaya. Atas inisatif pribadi katanya, ia memulai proyek restorasi sebuah pabrik gas yang berada di tepian barat kota Amsterdam pada 1990 – 2005. Pabrik itu ditutup dan merumahkan karyawannya.

“Pabrik yang terpolusi itu mati cukup lama, karena pemerintah belum bisa me­ne­mukan fungsi yang tepat. Tapi dengan ide kreatif ber­sama rekan-rekan arsi­tek­tuir lainnya, kita akhirnya mampu merestorasi kawa­san pabrik itu menjadi ruang terbuka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat itu,” terangnya.

Baca Juga : Selama Bertugas Jadi Gubernur Sumbar, Mahyeldi Tak Ingin ASN Pemprov Terlibat Kasus Hukum

Dari pabrik mati itu jelas­nya, sekarang telah menjadi ruang terbuka yang dapat menyedot kunjungan wisata, dan membuat war­ganya te­tap bertahan untuk tinggal di sekitar daerah tersebut. Khu­sus untuk Sa­wah­lunto yang secara kese­luruhan telah diakui sebagai warisan cagar budaya nusan­tara, tentu di­ha­­rap­kan akan dapat mem­per­mudah jalan untuk me­wu­judkan diri se­ba­gai kota warisan dunia yang diakui oleh UNESCO. (h/mg-rki)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]