Petani Hortikultura Alahan Panjang Gagal Panen


Jumat, 30 Oktober 2015 - 20:01:22 WIB
Petani Hortikultura Alahan Panjang Gagal Panen

Herman yang mengaku punya luas tanaman mencapai tiga hektare ini menjelaskan, selama ini dia punya pekerja 40 orang setiap hari, sebagian besar kini harus dirumahkan. “ Tenaga kerja saya sekarang hanya 5 orang sehari,” katanya kepada Haluan, Jumat (30/10) kemarin.

Baca Juga : Tangis Haru Warnai Pelepasan Mahyeldi dari Palanta ke Istana Gubernuran Sumbar

Hasil pertanian Herman juga menurun drastis, kurang dari 50 persen. Apalagi harga cabai kini hanya Rp11.000/kg jika di­perhitungkan tak seimbang dengan biaya pera­watan tanaman.  Kondisi ini telah ber­langsung sejak Juli lalu sehingga akan men­jadi kesulitan terhadap ekonomi masya­rakat di Alahan Panjang dan sekitarnya.

Gagal panen ini berdampak terhadap ke­ramaian pasar. Menurut Herman, aktivitas jual beli di Pasar Alahan Panjang menjadi lesu. Apalagi masyarakat daerah ini sebagian besar hanya menggantungkan pada hasil tani terutama hor­tikultura.

Baca Juga : Leonardy Harmainy Tanggapi Aspirasi Masyarakat Nagari Campago Mengenai Pembangunan Stadion Mini

Pantau Haluan, akibat kabut asap dan kemarau panjang, banyak juga petani yang membiarkan lahan mereka telantar. Mereka khawatir untuk menggarap lahan karena potensi ruginya lebih besar.

Kepala UPT Pertanian Lembah Gumanti Kamarudin  yang dihubungi Haluan mengakui kondisi petani yang sedang mengalami kesulitan membuat perekonomian semakin terhimpit. (h/nus)

Baca Juga : Serap Aspirasi, Wabup Sabar AS Wacanakan Berkantor di Tiap Kecamatan

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]