KPU Pastikan Atos Berhenti dari TNI AD


Jumat, 30 Oktober 2015 - 20:09:04 WIB
KPU Pastikan Atos Berhenti dari TNI AD

Ketua KPU Pasaman Jajang Fadli diwakili Devisi Teknis Rodi Andermi dan Devisi Sosialisasi Aprina Herawati, saat gelar kon­ferensi pers, Kamis kemarin, men­jelaskan, pihak KPU Pasaman sebagaimana men­­janji­kan kepada para warta­wan, bahwa dokumen keleng­kapan persyaratan penca­lonan pasangan calon meru­pakan doku­men publik.

Baca Juga : Dinilai Melanggar Prokes, Pertandingan Koa Dibubarkan Polisi

“Kemarin sewaktu Bapak Atos Pratama menyerahkan do­ku­men kelengkapan persyaratan­nya, yang bersangkutan meminta untuk tidak memperbanyak do­ku­men itu. Maka, sesuai UU nomor 14 tahun 2008 tentang KIP, kami tidak memberikan kopiannya kepada siapapun. Alasan kami, selain atas permin­taan paslon, juga diatur dalam UU itu bahwa kami belum me­ngua­sai dan belum menjadikan itu sebagai dokumentasi. Tetapi, setelah kami melakukan verifi­kasi dan klarifikasi ke instansi terkait (Kodam I/ Bukit Barisan dan Mabes TNI-AD), maka ha­silnya pun menjadi dokumen publik yang bisa diketahui oleh masyarakat luas,” terang Rodi Andermi dan Aprina Herawati.

Ia menyebutkan, dalam surat Ketua KPU 706 tentang calon yang harus memasukan keleng­kapan persyaratan calon, disebut­kan bahwa maksud PKPU 12/2015, dibatasi 60 hari sejak ditetapkan sebagai pasangan calon, itu maksudnya untuk mencegah adanya kesengajaan pasangan calon untuk mengun­durkan diri. “Ini tidak ditemui pada Pak Atos Pratama, beliau telah menunjukan iktikad baik dan bersungguh-sungguh untuk mengundurkan diri dari kesa­tuan­nya. Tahapan demi tahapan ia jalani. Akan tetapi, karena proses administrasi yang panjang sehingga pada 23 Oktober 2015 itu, SK berhenti dari TNI-AD belum di tangan  yang ber­sangku­tan,” terangnya.

Baca Juga : Sumbar Butuh Jalan Tol Padang - Pekanbaru

Hasil verifikasi didapatkan, SK Kepala  Kesatuan Angkatan Darat (KASAD) nomor kep/748/X/2015 tentang Pemberian MPP dan Pemberhentian De­ngan Hormat dari Dinas Kepra­juritan Angkatan Darat ter­tang­gal 16 Oktober 2015.

“Surat ini sudah diterima oleh Aspers Peltu Dedy, dari Kodam I/ Bukit Barisan di Jakarta pada 25 Oktober 2015. Tanggal 26 Oktober, SK tersebut baru sam­pai di Kodam,” ujar Aprina Herawati. Saat ini, SK tersebut sudah ada di KPU. “Karena SK itu sudah ada, jadi pleno KPU Pasa­man telah memutuskan bah­wa Atos Pratama sudah meleng­kapi semua syarat pencalonan dan dia dinyatakan Memenuhi Syarat (MS),” pungkasnya.

Baca Juga : Mellysa Kistiand Putri Terpilih Sebagai Runner Up I Duta GenRe Tanah Datar 2021

“Hasil klarifikasi kami me­nyimpulkan, Atos Pratama me­mang telah mengajukan surat berhenti secara berjenjang, dan itu sudah kami dapatkan secara rinci,” tukuknya. (h/col)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]