Proyek Provinsi Tersendat di Padang


Selasa, 03 November 2015 - 20:34:08 WIB
Proyek Provinsi Tersendat di Padang

Kepala Disprasja­l­tar­kim Sumbar Suprapto kepa­da Haluan, Senin (2/11), mengatakan, proyek strate­gis ini tersendat karena be­lum bebasnya lahan yang akan digunakan. Pemko Padang sebagai pemilik lahan diharapkan bisa mela­kukan percepatan pem­be­basan lahan agar proyek ini bisa segera dituntaskan.

Baca Juga : Hendri Septa Lepas 30 Pejabat Eselon III Pemko Padang Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator

“Ketergantungan kita kepada Pemko Padang se­bagai penyedia lahan me­mang cukup besar. Karena yang namanya proyek tentu ada batas waktunya. Kita tentu tidak ingin proyek ini molor lama,” ujarnya.

Dikatakan Suprapto, un­tuk jalan Nipah – Teluk Bayur saat ini tinggal satu persen lahan atau sekitar 150 meter yang belum be­bas. Sementara untuk jem­batan Kuranji dan jalan penghubungnya sepanjang 2 kilometer juga belum bebas lahannya.

Baca Juga : PLTU Teluk Sirih Disiapkan Pemko Padang untuk Ketersediaan Energi Listrik Bagi Investor

“Kita perkirakan untuk jembatan Kuranji dan jalan penghubungnya baru bebas sekitar 50 persen. Semen­tara sisanya belum juga hingga saat ini,” tandasnya.

Hal serupa juga terjadi pada proyek jalan Alai – By Pass yang hingga saat ini belum juga sempurna pe­ngerjaannya, karena masih ada satu titik lahan lagi yang masih tersendat pem­beba­sannya. Masalah serupa juga terjadi pada proyek Jalan Samudera yang masih da­lam tahap pembebasan la­han.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Minggu 28 Februari 2021

“Kita sangat berharap Pemko Padang bisa mem­percepat pembebasan la­han tersebut,” tutup­nya. (h/mg-isr)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]