Kejari Minta Bantuan Polri dan Kejagung


Rabu, 18 November 2015 - 19:24:23 WIB
Kejari Minta Bantuan Polri dan Kejagung

“Sudah kita mintakan permohonan ke pihak terkait termasuk Polri dan Kejagung untuk melacak keberadaannya (Caca Gurning,red),” ujar Kepala Kejari Pekanbaru, Edy Birton, Selasa (17/11).

Baca Juga : Tempat Wisata Ditutup, Warga Padati Taman Kota Siak

Senada dengan itu, Kepala Seksi (Kasi) Pe­nerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau, menyebut kalau Caca Gurning telah di­nyatakan buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Dalam statusnya DPO, kita masih melakukan pelacakan keberadaannya. Sudah disampaikan ke instansi terkait, Kejagung dan Kepolisian,” ungkap Mukhzan menegaskan.

Selain itu, Mukhzan juga berharap peran serta masyarakat yang mengetahui keberadaan Caca Gurning, dapat menyampaikan ke aparat penegak hukum untuk diproses lebih lanjut. “Bagi pihak-pihak yang mengetahui, silahkan sampaikan ke kita. Biar segera kita eksekusi,” harapnya.

Baca Juga : Sejak Awal Lebaran, Masuk ke Pantai Tiram Berbayar

Untuk diketahui, Caca dinyatakan bersalah oleh majelis hakim Mahkamah Agung (MA) dan divonis selama 2 tahun penjara. Putusan tersebut, dikeluarkan pada Februari 2014 lalu, sekaligus memerintahkan Jaksa pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru untuk mengeksekusinya.

Berjalan lebih dari setahun, ternyata Caca tak kunjung dieksekusi. Malah, dia masih berkeliaran di Pekanbaru, hingga akhirnya disebut-sebut sebagai otak penabrak hingga tewasnya Kopda Dadi Santoso, di Kawasan Purna MTQ Pekanbaru beberapa waktu lalu.

Selain kasus penganiayaan berat terhadap Herman Damanik, dengan menggunakan stik golf, dan terhadap korban Achmad Syah hingga babak belur, pada 2012 lalu, Caca juga disebut-sebut sebagai otak dari pembunuhan ayahnya sendiri Halomoan Gurning, yang tewas dibacok saat berada di Rumah Makan Pondok Gurih, 10 November 2011 silam. Kendati begitu, Caca tidak mengakuinya dan lolos dari jeratan hukum.

Perkara lainnya, yang diduga melibatkan Caca Gurning, yaitu dugaan penganiayaan terhadap Ungo, warga Desa Rantau Upih, Rokan Hulu pada medio Mei 2014 lalu. Dalam loporan Ungo ke polisi, Caca Gurning disebut-sebut sebagai salahseorang pelaku yang menganiaya dirinya.

Peristiwa yang menimpah Ungo tersebut terjadi di Kawasan Penyeberangan Ponton Sungai Rokan Desa Rantau Upih Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rohul. Saat itu korban berada di kawasan penyeberangan itu kemudian menghampirinya dengan menggunakan dua kendaraan merek Kijang Innova dan Toyota Prado. Dari mobil ini, turun empat pria tak dikenal, yang salah satunya kepada korban mengaku Caca Gurning. (h/dod)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]