Pelaku Tawuran Pelajar Didominasi Siswa SMK


Kamis, 26 November 2015 - 19:02:18 WIB
Pelaku Tawuran Pelajar Didominasi Siswa SMK

“Jika kita lihat data me­mang terjadi peningkatan kenakalan pelajar kita. Ma­lah hampir setiap Jumat dan Sabtu mereka tawuran,” jelas Firdaus Ilyas.

Baca Juga : Hendri Septa Lepas 30 Pejabat Eselon III Pemko Padang Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator

Kalau di eliti lagi, tam­bah Firdaus Ilyas, penyebab tawuran ini selalu masalah sepele yang sebenarnya ti­dak perlu mereka per­debat­kan. Hanya saja, kondisi dan jiwa mereka saja masalah sepele memicu tawuran. Sebagai pemerintah yang bertugas menjaga ketertiban umum pihaknya selalu me­nga­mankan pelajar yang terlibat tawuran. Membuat surat perjanjian dan me­manggil pihak sekolah dan guru. Pada umumnya pelajar yang tertangkap tawuran selalu menggunakan senjata tajam.

“Usaha kita sebagai pe­ne­gak Perda selalu kita panggil orangtua atau gu­runya ke kantor dan mem­buat surat perjanjian. Jangan mengulangi perbuatannya,” terang Firdaus Ilyas.

Baca Juga : PLTU Teluk Sirih Disiapkan Pemko Padang untuk Ketersediaan Energi Listrik Bagi Investor

Kemudian, untuk guru, menurut Firdaus Ilyas, h­a­rus kreatif memberikan hu­kuman kepada siswanya. Jika terlambat datang ke sekolah, guru jangan me­nyuruh siswanya untuk pu­lang. Berilah hukuman di sekitar lingkungan sekolah saja.

Tidak hanya itu saja, pengaruh tawuran ini tidak lepas dari suguhan acara dan berita di TV. Untuk itu, orangtua harus mem­berikan penjelasan kepada anaknya jika menonton TV dan guru harus bisa men­cari cara agar tidak ada kesempatan bagi pelajar untuk tawuran.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Minggu 28 Februari 2021

“Karena dari informasi yang kita korek dari mereka, jika terlambat tidak boleh masuk. Itu tidak benar, sebab mereka tidak akan pulang. Berkumpul dulu, disitulah awal mulanya me­re­ka merencanakan tawu­ran. Berilah hukuman yang bermanfaat dan membuat efek jera seperti bersih WC,” papar Firdaus Ilyas.

Sementara itu, leading sektor pendidikan di Kota Padang, Dinas Pendidikan juga belum menemukan cara agar gaya kenakalan remaja berupa tawuran ini bisa diminimalisir. Kepala Di­nas Pendidikan Habibul Fuadi mengatakan tawuran pelajar memang tidak bisa hilang begitu saja. Perlu cara agar pelajar tidak mela­kukan lagi aksinya.

Baca Juga : Mahyeldi Naik Jadi Gubernur Sumbar, Siapa Pengganti Wali Kota Padang?

“Sampai saat ini kita masih mencari cara agar tawuran itu tidak terus teru­lang. Tapi saya yakin guru di sekolah punya cara untuk memberikan efek jera bagi pelajar yang tawuran,” ung­kapnya.

Ia menambahkan, di­nas pendidikan juga tidak bisa mengawasi semua se­kolah yang ada di Kota Padang. Namun, sekolah-sekolah sudah ada tahapan yang dilakukan berupa mem­berikan sanksi. Dinas juga sudah memberikan pemb­inaan dan pengen­dalian.

“Tahapan sanksi mulai dari ringan sudah diberikan oleh sekolah. Soal tawuran ini masalah semua kita, tidak bisa dinas saja yang bertanggung jawab. Untuk itu, mohon dukungan semua pihak agar tawuran bisa terhenti,” tutup Habibul Fuadi.(h/ows)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]